yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menemukan perangkat e-ticketing di sejumlah stasiun rusak karena tindakan vandalisme dari oknum pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL).
“Sejak awal Juli saat e-ticketing diberlakukan sampai saat ini, selain ada kerusakan sistem, gate juga rusak karena ada oknum penumpang yang menyelipkan permen karet pada slot gate out, dan memasukkan kartu yang ujungnya telah sengaja dibakar. Akibatnya gate tersebut macet,” kata Manajer Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa, dalam rilis yang diterima VIVAnews, Sabtu 20 Juli 2013.
Tindakan perusakan perangkat e-ticketing itu misalnya terjadi di Stasiun Cilebut, Bojong Gede, Citayam, Pondok Cina, dan lain-lain. “Berdasarkan Pasal 170 dan 406 KUHP, perusakan barang milik orang lain dapat dikenakan hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara,” ujar Eva.
Direktur PT KCJ Tri Handoyo berharap seluruh pengguna jasa KRL Jabodetabek ikut bekerja sama menyukseskan program e-ticketing dengan mengikuti tata tertib dan peraturan yang berlaku, serta tidak merusak perangkat e-ticketing.
Saat ini PT KCJ terus menambah jumlah gate di berbagai stasiun. Sebanyak 50 gate akan dipasang tersebar di Stasiun Gondangdia, Cikini, Tebet, Cawang, Duren Kalibata, Cilebut, Depok Baru, Bojong Gede, Tanah Abang, Kampung Bandan, Kranji, dan lain-lain. “Kami harapkan awal Agustus 50 gate tersebut sudah terpasang dan dapat beroperasi,” kata Eva.
