• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rampok Berseragam Polisi Gasak Sebuah Truk

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
5aJQY.jpg
SEMARANG - Sebuah truk boks milik PT Sumber Alfaria Trijaya, penyalur barang minimarket Alfamart bernomor polisi H 1377 VU dirampok oleh pelaku yang mengaku aparat kepolisian sekira pukul 20.00, Kamis (18/07/13).

Truks boks yang rencananya akan kembali ke gudang di Kawasan Industri Wijaya Kusuma itu baru saja mengantar stock barang di Alfamart di kawasan Cangkiran, Semarang, Jawa Tengah. Di tengah perjalanan truk yang dikendarai Galih Imam Syafii, (38), dirampok.

Menurut Supervisor gudang Alfamart Kisnardi, Galih sudah diikuti sejak keluar dari Alfmart Cangkiran dengan mobil Avanza berwarna silver hingga akhirnya dapat mendahuluinya. Setelah itu, pelaku memperlambat lajunya dan berhenti di depan truk.

Dua orang berseragam polisi lalu lintas kemudian turun dan meminta Galih turun. Kedua pelaku kemudian memasukan korban ke dalam Avanza, sementara dua pelaku lain membawa truk.

"Pelaku ada sekitar 5 orang. Dua diantaranya berseragam polisi. Mereka kemudian membungkam korban dengan lakban. Mata korban juga di lak ban. Setelah dibawa beberapa menit, korban Galih kemudian diturunkan di pinggir jalan," kata Kisnardi.

"Beruntung Galih berhasil meminta pertolongan warga. Saat itu truk belum ditemukan. Baru setelah dicari bersama warga, truk berhasil ditemukan. Pelaku perampokan berhasil membawa kabur uang setoran sebesar Rp27,3 juta," tambahnya.

Galih sempat mendapat perlakuan kasar dari para pelaku. Seorang pelaku yang menggunakan seragam polisi sempat membentak-bentak korban, karena dianggap melawan petugas.

"Kamu enggak tahu kalau saya petugas, disuruh berhenti kenapa tidak mau,kenapa tidak kasih jalan?" ujar Kisnardi menirukan cerita Galih saat ditemui.

Sumber Okezone dari polsek Mijen mengatakan bahwa pelaku membawa benda seperti senjata FN dalam aksinya itu. Hingga pukul 03.00 dini hari, Jumat (19/07/13), korban masih diperiksa oleh petugas Reskrim Polsek Mijen.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.