• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Napi Tanjung Gusta: Ini Bukan Aksi Teroris

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
RF4nl.jpg

Menjelang subuh, Jumat 12 Juli 2013, emosi ribuan napi yang mengamuk dan menghancurkan Lapas Tanjung Gusta, Medan, mulai mereda. Mereka sudah tak lagi melakukan pembakaran dan pelemparan.

Ribuan napi malah mengizinkan aparat keamanan mengevakuasi korban tewas dan menunjukkan lokasi-lokasi korban di dalam lapas. Tetapi, izin masuk ke lapas hanya diberikan kepada kepada personel TNI dan PMI, tidak untuk polisi.

Bahkan para napi juga sudah mulai berani mendekat dan berkumpul di jendela sambil berteriak-teriak menyebutkan kerusuhan ini disebabkan oleh pemadaman listrik yang kerap terjadi sejak kenaikan BBM. Dan, puncaknya terjadi Kamis 11 Juli 2013, pemadaman listrik terjadi sejak subuh hingga malam hari setelah berbuka puasa. Inilah yang membuat gusar lebih 2.500 penghuni lapas, sehingga mereka membakar lapas. Bahkan meledakkan tabung gas.

"Ini semua karena PLN suka-suka hatinya melakukan pemadaman yang buat kami kesusahan. Ini Medan, jangan suka-suka hati berbuat yang merugikan masyarakat. Tidak ada bedanya kebrengsekannya dengan kami yang memang sudah jadi sampah masyarakat," teriak salah seorang napi dari jendela lapas.

Napi-napi lain juga menegaskan, aksi mereka tidak ada kaitannya dengan teroris. "Itu (ulah teroris) hanya tipuan polisi, PLN penyebabnya," kata mereka.
LP Tanjung Gusta selama ini menampung 15 teroris yang terlibat kasus perampokan bunk CIMB di Medan dan penyerangan Polsek Hamparan Perak.

Napi teroris ini termasuk di antara 200 napi yang kabur dalam aksi yang berlangsung sejak Kamis malam. Dari 200 napi kabur ini, polisi baru berhasil menangkap 4 orang.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.