Angka Golput Mencapai 25 Persen !
Rabu, 22 Juli 2009 | 18:58 WIB
JAKARTA, kompas..com — Tingginya angka golongan putih dalam Pemilu Presiden 2009 menjadi fenomena tersendiri. Dari 12 provinsi yang sudah direkapitulasi secara manual hari ini, Rabu (22/7), angka golput mencapai 25 persen dari total pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT). Total sementara angka golput mencapai 15.408.968 suara dari total pemilih di DPT sebesar 60.342.520.
Di Jawa Barat, angka golput mencapai 7.044.748 suara dari total pemilih di DPT sebanyak 30.124.175 suara. Begitu juga di Sumatera Selatan, angka golput mencapai 1.344.699 suara dari total pemilih DPT 5.314.087. Sementara itu, jumlah pemilih yang menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) di 12 provinsi mencapai 117.752 pemilih dengan pengguna terbanyak di Jawa Barat, yaitu sebesar 59.395 pemilih.
Sumber !
"Kami melihat sebenarnya golput tersebut lebih pada golput administrasi, bukan golput ideologi. Jadi secara administrasi data pemili h itu sebenarnya kurang mutakhir. Mestinya KPU saat melakukan pemutakhiran data berdasarkan basis domisili riil, sehingga angka golputnya tidak setinggi itu," ujar Ketua Panwaslu Solo, Sumanta.
Kompas !
Pemilu paling parah pasca Reformasi
Klo di amrik angka golput tinggi krn emang pilihan..
klo disini krn dipaksa milih golput..
Rabu, 22 Juli 2009 | 18:58 WIB
JAKARTA, kompas..com — Tingginya angka golongan putih dalam Pemilu Presiden 2009 menjadi fenomena tersendiri. Dari 12 provinsi yang sudah direkapitulasi secara manual hari ini, Rabu (22/7), angka golput mencapai 25 persen dari total pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT). Total sementara angka golput mencapai 15.408.968 suara dari total pemilih di DPT sebesar 60.342.520.
Di Jawa Barat, angka golput mencapai 7.044.748 suara dari total pemilih di DPT sebanyak 30.124.175 suara. Begitu juga di Sumatera Selatan, angka golput mencapai 1.344.699 suara dari total pemilih DPT 5.314.087. Sementara itu, jumlah pemilih yang menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) di 12 provinsi mencapai 117.752 pemilih dengan pengguna terbanyak di Jawa Barat, yaitu sebesar 59.395 pemilih.
Sumber !
"Kami melihat sebenarnya golput tersebut lebih pada golput administrasi, bukan golput ideologi. Jadi secara administrasi data pemili h itu sebenarnya kurang mutakhir. Mestinya KPU saat melakukan pemutakhiran data berdasarkan basis domisili riil, sehingga angka golputnya tidak setinggi itu," ujar Ketua Panwaslu Solo, Sumanta.
Kompas !
Pemilu paling parah pasca Reformasi
Klo di amrik angka golput tinggi krn emang pilihan..
klo disini krn dipaksa milih golput..