• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Bukan President Idol, Helmy Yahya Tak Usah Pandu Debat

Artama_kwok

IndoForum Senior A
No. Urut
3197
Sejak
13 Jul 2006
Pesan
7.693
Nilai reaksi
252
Poin
83
0555282p.jpg


Sabtu, 20 Juni 2009 | 12:50 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim kampanye Jusuf Kalla-Wiranto merasa terganggu dengan ditempatkannya Helmy Yahya sebagai master of ceremony debat pertama calon presiden pada Kamis (18/6) lalu.

Anggota Tim Kampanye JK-Wiranto, Indra Jaya Piliang, mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebaiknya tidak melibatkan host kedua, di luar moderator.

"Sebaiknya jangan ada Helmy Yahya. Ini bukan President Idol, tapi pemilihan presiden," kata Indra, di Jakarta, Sabtu (20/6).

Debat pertama capres yang sudah berlangsung, menurutnya, harus dikemas seserius mungkin sehingga tak banyak dijeda dengan berbagai hal yang mengganggu. Salah satunya dengan iklan. Tim JK-Wiranto juga akan mengusulkan kepada KPU agar iklan ditiadakan. Atau, paling tidak, tak sebanyak pada debat pertama.

"Kalau pun ada waktu istirahat dan ada jeda iklan, tidak sebanyak kemarin yang sampai 6 kali dan iklannya cukup banyak," ujar Indra.

Indra juga mengingatkan, adanya salah satu stasiun televisi swasta yang menayangkan hasil polling sepanjang berlangsungnya debat. Menurutnya, hal ini bisa mengalihkan perhatian penonton sehingga tidak fokus pada pemaparan capres.

"Dari segi aturan, polling tidak layak ditayangkan terus-menerus. Kalau mau, tayangkan di awal dan di akhir saja. Selama debat, tidak boleh ada intervensi lainnya karena yang kita butuhkan perdebatan, bukan hasil polling," ujar Indra.
 
jangan2 JK takut lagi dah tuh
gak meyakinkan nih
Your thread was saved from PertamaX Junkers

AzV
-IPC-
 
0555282p.jpg


Sabtu, 20 Juni 2009 | 12:50 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim kampanye Jusuf Kalla-Wiranto merasa terganggu dengan ditempatkannya Helmy Yahya sebagai master of ceremony debat pertama calon presiden pada Kamis (18/6) lalu.

Anggota Tim Kampanye JK-Wiranto, Indra Jaya Piliang, mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebaiknya tidak melibatkan host kedua, di luar moderator.

"Sebaiknya jangan ada Helmy Yahya. Ini bukan President Idol, tapi pemilihan presiden," kata Indra, di Jakarta, Sabtu (20/6).

Debat pertama capres yang sudah berlangsung, menurutnya, harus dikemas seserius mungkin sehingga tak banyak dijeda dengan berbagai hal yang mengganggu. Salah satunya dengan iklan. Tim JK-Wiranto juga akan mengusulkan kepada KPU agar iklan ditiadakan. Atau, paling tidak, tak sebanyak pada debat pertama.

"Kalau pun ada waktu istirahat dan ada jeda iklan, tidak sebanyak kemarin yang sampai 6 kali dan iklannya cukup banyak," ujar Indra.

Indra juga mengingatkan, adanya salah satu stasiun televisi swasta yang menayangkan hasil polling sepanjang berlangsungnya debat. Menurutnya, hal ini bisa mengalihkan perhatian penonton sehingga tidak fokus pada pemaparan capres.

"Dari segi aturan, polling tidak layak ditayangkan terus-menerus. Kalau mau, tayangkan di awal dan di akhir saja. Selama debat, tidak boleh ada intervensi lainnya karena yang kita butuhkan perdebatan, bukan hasil polling," ujar Indra.

Walahh ini sih RCTI alias MNC group ngiri !!!! hayoo ngaku !!!! /gg/gg/gg/gg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.