semutsedeng
IndoForum Senior C
- No. Urut
- 69471
- Sejak
- 27 Apr 2009
- Pesan
- 5.596
- Nilai reaksi
- 138
- Poin
- 63
Bingung mau taro dimana, sini aja deh /gg ,klo bagus tolong pindahin ya om mod, klo jelek delete aja 
Praktik pemalsuan rokok Dji Sam Soe, yang diduga sudah sejak lama berlangsung di Batam, akhirnya berhasil dibongkar Direktorat Narkoba Polda Kepri. Bahkan, praktik pemalsuan yang berlokasi di perumahan Bukit Sakinah No 15 Kecamatan Sagulung, itu ditengarai dicampur dengan ganja. Sebab, dalam penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (5/6/2009) lalu, selain berhasil mengamankan tersangka, Ditnarkoba Polda Kepri juga menemukan daun ganja dan sabu-sabu.
Dalam penggeledahan barang selain cukai palsu dan rokok palsu juga ditemukan ganja 223 gram dan shabu 10,2 gram. Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasat II Direktorat Narkoba Polda Kepri berhasil mengamankan tiga tersangka, antara lain RJ alias JAL ( 23), AMS (28), HDL (28). Dan dua lainnya yang merupakan tersangka peracik rokok palsu, yakni ABL (27) dan HD (31).
Direktur Narkoba Polda Kepri AKBP RP Mulia didampingi Kasat II Narkoba, Senin (8/6/2009) kepada wartawan mengatakan, pihaknya yang bergerak ke tempat kejadian perkara setelah mendapat informasi dari warga bahwa ada transaksi ganja di perumahan Bukit Sakinah No 15, menemukan lima tersangka sedang mengerjakan pembuatan rokok palsu di rumah tersebut.
"Pada saat penggrebekan selain ganja dan shabu juga ditemukan aktifitas lainnya, yakni pemalsuan cukai," katanya.
RP Mulia juga menengarai bahwa rokok palsu tersebut dicampur dengan ganja. Dalam sehari mereka dapat mencetak 12 bungkus rokok merk Dji Sam Soe. "Diduga rokok palsu tersebut dicampur dengan ganja," katanya.
Sementara, Kasat II Narkoba Polda Kepri Kompol Nunung Syafuddin Sik mengatakan, satu tersangka mencoba melarikan diri saat penggerebekan. Bahkan, meski sudah diberi tembakan peringatan, tersangka tak sedikit pun menghiraukan. Akhirnya dengan terpaksa, pihaknya melumpuhkannya dengan timah panas.
"Pada saat penyergapan sempat kejar-kejaran dengan satu tersangka yang mencoba melarikan diri. Kita tidak mau tersangka lari akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas," katanya.
Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa ganja 223 gram, sabu-sabu 10,2 gram, 8 alat pencetak rokok, pemotong kertas, lem, aqua, kispray, 50 slop rokok merk Dji Sam Soe, 99 kertas karton merk Dji Sam Soe, 599 kardus pembungkus rokok, 152 pita cukai palsu, uang Rp 50 ribu dan dua buah handphone.
Direktorat Narkoba Polda Kepri akhirnya menyerahkan berkas pemalsuan cukai ke Ditreskrim untuk selanjutnya diserahkan ke Bea Cukai Batam guna penyelidikan lebih lanjut..
Sumber

Praktik pemalsuan rokok Dji Sam Soe, yang diduga sudah sejak lama berlangsung di Batam, akhirnya berhasil dibongkar Direktorat Narkoba Polda Kepri. Bahkan, praktik pemalsuan yang berlokasi di perumahan Bukit Sakinah No 15 Kecamatan Sagulung, itu ditengarai dicampur dengan ganja. Sebab, dalam penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (5/6/2009) lalu, selain berhasil mengamankan tersangka, Ditnarkoba Polda Kepri juga menemukan daun ganja dan sabu-sabu.
Dalam penggeledahan barang selain cukai palsu dan rokok palsu juga ditemukan ganja 223 gram dan shabu 10,2 gram. Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasat II Direktorat Narkoba Polda Kepri berhasil mengamankan tiga tersangka, antara lain RJ alias JAL ( 23), AMS (28), HDL (28). Dan dua lainnya yang merupakan tersangka peracik rokok palsu, yakni ABL (27) dan HD (31).
Direktur Narkoba Polda Kepri AKBP RP Mulia didampingi Kasat II Narkoba, Senin (8/6/2009) kepada wartawan mengatakan, pihaknya yang bergerak ke tempat kejadian perkara setelah mendapat informasi dari warga bahwa ada transaksi ganja di perumahan Bukit Sakinah No 15, menemukan lima tersangka sedang mengerjakan pembuatan rokok palsu di rumah tersebut.
"Pada saat penggrebekan selain ganja dan shabu juga ditemukan aktifitas lainnya, yakni pemalsuan cukai," katanya.
RP Mulia juga menengarai bahwa rokok palsu tersebut dicampur dengan ganja. Dalam sehari mereka dapat mencetak 12 bungkus rokok merk Dji Sam Soe. "Diduga rokok palsu tersebut dicampur dengan ganja," katanya.
Sementara, Kasat II Narkoba Polda Kepri Kompol Nunung Syafuddin Sik mengatakan, satu tersangka mencoba melarikan diri saat penggerebekan. Bahkan, meski sudah diberi tembakan peringatan, tersangka tak sedikit pun menghiraukan. Akhirnya dengan terpaksa, pihaknya melumpuhkannya dengan timah panas.
"Pada saat penyergapan sempat kejar-kejaran dengan satu tersangka yang mencoba melarikan diri. Kita tidak mau tersangka lari akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas," katanya.
Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa ganja 223 gram, sabu-sabu 10,2 gram, 8 alat pencetak rokok, pemotong kertas, lem, aqua, kispray, 50 slop rokok merk Dji Sam Soe, 99 kertas karton merk Dji Sam Soe, 599 kardus pembungkus rokok, 152 pita cukai palsu, uang Rp 50 ribu dan dua buah handphone.
Direktorat Narkoba Polda Kepri akhirnya menyerahkan berkas pemalsuan cukai ke Ditreskrim untuk selanjutnya diserahkan ke Bea Cukai Batam guna penyelidikan lebih lanjut..
Sumber
Jadi ga bakalan jadi korban pemalsuan 