Vans eiger
IndoForum Senior C
- No. Urut
- 69130
- Sejak
- 22 Apr 2009
- Pesan
- 5.332
- Nilai reaksi
- 212
- Poin
- 63
Persoalan buang angin atau "maaf" (kentut) memicu konflik dan berakhir dipengadilan dengan konpensasi US$ 100.000 atau sekitar Rp.1,1 M! Kedengarannya sesuatu hal yang konyol persoalan kentut bisa berakhir di pengadilan dan menimbulkan gugatan materi dgn jumlah yg cukup fantastis, tapi ini benar-benar terjadi di Swedia.
Menurut Göran Andervass, 44 , seorang teknisi komputer dia kedatangan seorang klien dikantornya dan klien-nya itu kentut diruangannya, kentut yang keras dan menimbulkan bau yang menjijikkan, demikian menurut koran lokal setempat Aftonbladet.
Andervass menuduh klien-nya itu memprovokasi dirinya dengan kentut dihadapannya dan dia marah terhadap klien-nya itu sehingga menimbulkan pertengkaran dan kegaduhan sehingga menarik perhatian orang seisi kantor, sampai akhirnya berita itu sampai ke telinga boss si klien yang juga merupakan direktur bunk National Swedia.
Andervass dan klien-nya dipanggil si boss di bunk National Swedia dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Andervass menuturkan apa yang terjadi tapi si klien tetap membantah keras kalau dia telah kentut dan menimbulkan bau yang tidak sedap dan sekali lagi pertengkaran hampir saja kembali terjadi kalo saja tidak ditengahi oleh direktur bunk National Swedia itu.
Akhirnya Andervass dipecat oleh kantornya atas pengakuan boss bunk National Swedia dengan alasan “persoalan pribadi”.
Tentu saja Andervass tidak terima dan balik menuntut bunk National Swedia ke pangadilan dengan gugatan ganti rugi inmateriil sebesar U$ 100,000 atau sekitar Rp.1,1 M ! dan ternyata gugatan Andervass dikabulkan pengadilan sehingga bunk National Swedia diwajibkan membayar ganti rugi inmateriil sebesar Rp.1,1 M.
Source
Menurut Göran Andervass, 44 , seorang teknisi komputer dia kedatangan seorang klien dikantornya dan klien-nya itu kentut diruangannya, kentut yang keras dan menimbulkan bau yang menjijikkan, demikian menurut koran lokal setempat Aftonbladet.
Andervass menuduh klien-nya itu memprovokasi dirinya dengan kentut dihadapannya dan dia marah terhadap klien-nya itu sehingga menimbulkan pertengkaran dan kegaduhan sehingga menarik perhatian orang seisi kantor, sampai akhirnya berita itu sampai ke telinga boss si klien yang juga merupakan direktur bunk National Swedia.
Andervass dan klien-nya dipanggil si boss di bunk National Swedia dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Andervass menuturkan apa yang terjadi tapi si klien tetap membantah keras kalau dia telah kentut dan menimbulkan bau yang tidak sedap dan sekali lagi pertengkaran hampir saja kembali terjadi kalo saja tidak ditengahi oleh direktur bunk National Swedia itu.
Akhirnya Andervass dipecat oleh kantornya atas pengakuan boss bunk National Swedia dengan alasan “persoalan pribadi”.
Tentu saja Andervass tidak terima dan balik menuntut bunk National Swedia ke pangadilan dengan gugatan ganti rugi inmateriil sebesar U$ 100,000 atau sekitar Rp.1,1 M ! dan ternyata gugatan Andervass dikabulkan pengadilan sehingga bunk National Swedia diwajibkan membayar ganti rugi inmateriil sebesar Rp.1,1 M.
Source




