Vincent V
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 65911
- Sejak
- 7 Mar 2009
- Pesan
- 626
- Nilai reaksi
- 27
- Poin
- 28
Seorang wanita berusia 29 tahun melahirkan bayinya di dalam pesawat. Dia kemudian membuang bayinya itu ke kotak sampah toilet pesawat!
Buntutnya, wanita asal Samoa itu berurusan dengan polisi. Di pengadilan Selandia Baru, wanita yang dirahasiakan namanya itu didakwa mengabaikan anak dan melukainya.
Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (25/3/2009).
Insiden itu terjadi dalam penerbangan menuju Auckland dari Apia, ibukota Samoa pekan lalu. Kepolisian Selandia Baru menyatakan, bayi perempuan tersebut terluka saat dibawa turun oleh petugas dari pesawat. Untunglah lukanya ringan.
Sebelumnya media lokal memberitakan, wanita itu terlihat pucat saat pesawat Pacific Blue Boeing 737 yang dinaikinya mendarat di Bandara Auckland. Para petugas kebersihan menemukan bayi tersebut di kotak sampah di toilet pesawat sekitar 20 menit setelah pesawat itu tiba dari Apia.
Bayi tersebut kemudian dipertemukan kembali dengan ibunya. Namun kini bayi itu untuk sementara berada dalam pengasuhan badan pemerintah. Bayi yang diberi nama Grace itu kondisinya saat ini baik-baik saja.
Inspektur Detektiv Mark Gutry mengatakan pada wartawan bahwa wanita itu pantas dihukum. "Meninggalkan seorang anak merupakan masalah serius. Kita tentunya perlu menetapkan dakwaan," ujar Gutry.
Persidangan kasus wanita tersebut akan kembali digelar di pengadilan Selandia Baru pada 9 April mendatang.
Buntutnya, wanita asal Samoa itu berurusan dengan polisi. Di pengadilan Selandia Baru, wanita yang dirahasiakan namanya itu didakwa mengabaikan anak dan melukainya.
Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (25/3/2009).
Insiden itu terjadi dalam penerbangan menuju Auckland dari Apia, ibukota Samoa pekan lalu. Kepolisian Selandia Baru menyatakan, bayi perempuan tersebut terluka saat dibawa turun oleh petugas dari pesawat. Untunglah lukanya ringan.
Sebelumnya media lokal memberitakan, wanita itu terlihat pucat saat pesawat Pacific Blue Boeing 737 yang dinaikinya mendarat di Bandara Auckland. Para petugas kebersihan menemukan bayi tersebut di kotak sampah di toilet pesawat sekitar 20 menit setelah pesawat itu tiba dari Apia.
Bayi tersebut kemudian dipertemukan kembali dengan ibunya. Namun kini bayi itu untuk sementara berada dalam pengasuhan badan pemerintah. Bayi yang diberi nama Grace itu kondisinya saat ini baik-baik saja.
Inspektur Detektiv Mark Gutry mengatakan pada wartawan bahwa wanita itu pantas dihukum. "Meninggalkan seorang anak merupakan masalah serius. Kita tentunya perlu menetapkan dakwaan," ujar Gutry.
Persidangan kasus wanita tersebut akan kembali digelar di pengadilan Selandia Baru pada 9 April mendatang.


