• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Spesies Baru Dinosaurus Ditemukan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
bg9qvI3A9D.jpg


PORTSMOUTH - Tim peneliti gabungan yang dilakukan University of Portsmouth, University College Dublin (UCD) dan Universite Hassan II Maroko berhasil menemukan dua bagian binatang raksasa prasejarah, dinasaurus.

Tulang belulang yang diperkirakan spesies baru tersebut ditemukan di kawasan gurun Sahara dan diperkirakan berusia seratus juta tahun.

Penemuan tersebut sekaligus menandai kesuksesan ekspedisi penelitian di Afrika selama 50 tahun. Tim peneliti berhasil menemukan spesies baru dari Pteranodon dan spesies baru keluarga Sauropod, dinosaurus pemakan tumbuhan-tumbuhan.

Pada ekspedisi tersebut, tim paleontologi menemukan bagian paruh Pteranodon, dan satu meter tulang Sauropod. Melalui penemuan tulang Sauropod, peneliti mengungkapkan binatang raksasa pemakan tumbuh-tumbuhan itu memiliki panjang sekira 20 meter.

"Penemuan dua bagian dinosaurus pada satu ekspedisi merupakan suatu kesuksesan, ditambah lagi bagian tersebut menunjukkan adanya penemuan spesies baru," ujar ketua tim penelti dari UCD, Nizar Ibrahim seperti dilansir Sciencedaily, Kamis (18/12/2008).

Menurut Ibrahim, kebanyakan jejak yang ditemukan pada Pteranodon hanyalah gigi dan tulang, tapi penemuan paruh itu dapat menjelaskan tentang cara terbang, atau bahkan cara hidup mahluk tersebut.

Sedangkan peneliti University of Portsmouth, Dr David Martill mengatakan penemuan Sauropod di kawasan gurun pasir seperti Sahara sungguh luar biasa, karena Sauropod adalah jenis herbivora, sehingga sungguh di luar dugaan. Martill mengisahkan, pada tahun 1984, ia bersama tim pernah berupaya melakukan ekspedisi pencarian Sauropod di Gurun Sahara, namun ia tak menemukan tanda jejak kehidupan Sauropod. Kali ini, penemuan tulang Sauropod justru berada 20 mil dari penggalian yang dilakukannya tahun 1984.

Hasil penemuan itu, rencananya akan diteliti dan dianalisa lebih lanjut selama enam bulan ke depan, untuk memastikan bentuk keseluruhan dinosaurus dan cara hidup kedua jenis Dinosaurus tersebut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.