L999
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 44983
- Sejak
- 31 Mei 2008
- Pesan
- 1.587
- Nilai reaksi
- 38
- Poin
- 48
VATICAN CITY - Kemajuan teknologi seringkali berbenturan dengan nilai-nilai keagamaan. Setelah menyatakan internet dan ponsel dapat mengurangi nilai spiritual umat manusia, kali ini Vatikan mengecam keras penelitian dan upaya untuk 'mendesain bayi' lewat teknologi kloning.
Seperti dilansir Reuters, Minggu (14/12/2008), Vatikan menilai segala teknik kloning yang digunakan pasangan suami-istri untuk menghasilkan seorang anak merupakan tindakan yang tak bermoral.
Lewat dokumen resmi setebal 35 halaman Vatikan menentang keras langkah besar dalam dunia bioteknologi tersebut. Dokumen menyatakan, gereja telah mengajarkan berbagai macam ajaran moral agar manusia dapat menghargai hasil ciptaan Tuhan seperti kehidupan, kebebasan, termasuk ilmu pengetahuan.
Vatikan juga melarang penggunaan obat-obatan yang mampu menghambat kehamilan seorang perempuan, seperti RU-486.
"Janin manusia adalah sesuatu yang luhur dan mulia bagi seorang manusia," tulis dokumen Konggregasi Vatikan yang ditandatangani Paus Benediktus XVI.
Kloning merupakan teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya. Teknik tersebut pernah digunakan para ilmuwan Korea Selatan pada 27 Maret 2007 yang berhasil mengkloning� binatang seperti serigala langka, anjing jenis afgan, dan pudel.
Beberapa negara seperti Amerika Serikat pernah membiayai upaya penelitian mengenai teknik kloning pada manusia. Namun, Presiden terpilih AS Barack Obama berjanji menghentikan dan meninggalkan semua penelitian yang terkait dengan pengembangan kloning manusia.