cotutgaulCoraSolar
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 51340
- Sejak
- 28 Agt 2008
- Pesan
- 8.284
- Nilai reaksi
- 260
- Poin
- 83
Jum'at, 14 November 2008 - 13:53 wib
Anton Suhartono
Foto yang dirilis Departemen Purbakala dan Museum Palmyra Kamis (13/11/2008) memperlihatkan bangunan gereja yang diperkirakan dibangun pada abad ke-8/AP
DAMASKUS - Tim arkeologi Syria menemukan petakan gereja yang diprediksi berdiri pada abad ke-8 di Palmyra Syria, Kamis (13/11/2008) kemarin. Gereja ini merupakan yang terbesar keempat yang ditemukan Palmyra.
Pimpinan Departemen Purbakala dan Museum Palmyra Walid Al Assaad seperti dikutip Associated Press, Jum'at (14/11/2008) �mengatakan, penemuan ini akan semakin menguak sejarah tua kota Palmyra.
Al Assaad menambahkan, gereja tersebut memiliki ukuran 145 meter persegi dengan kolom-kolom yang nampak seperi bekas ruang setinggi 6 meter lebih. Saat ditemukan juga nampak tiang penyangga langit-langit dari kayu setinggi 16 meter.
Sebuah bangunan berbentuk panggung juga ditemukan di halaman gereja di mana para ahli percaya ini merupakan tempat latihan ritual keagamaan. "Di sebelah timur dan selatan bangunan juga terdapat ruangan yang nampaknya digunakan untuk pembaptisan, seremoni keagamaan, serta sembahyang," kata Al Assaad.
Kota bersejarah Palmyra berlokasi di 240 km timur laut Damaskus. Kota ini merupakan pusat dari kota perwakilan Arab untuk kerajaan Roma. Palmyra juga merupakan kota perdagangan yang menghubungkan ke Mesopotamian dan Persia melalui jalur padang pasar.
Pada abad ketiga, Ratu Syria Zenobia, sempat memberontak terhadap kerajaan Roma dan mendirikan kerajaan Arab sendiri. Tak lama kemudian Roma berhasil mengambil alih dan meratakan kota tersebut.
/no1
Anton Suhartono
DAMASKUS - Tim arkeologi Syria menemukan petakan gereja yang diprediksi berdiri pada abad ke-8 di Palmyra Syria, Kamis (13/11/2008) kemarin. Gereja ini merupakan yang terbesar keempat yang ditemukan Palmyra.
Pimpinan Departemen Purbakala dan Museum Palmyra Walid Al Assaad seperti dikutip Associated Press, Jum'at (14/11/2008) �mengatakan, penemuan ini akan semakin menguak sejarah tua kota Palmyra.
Al Assaad menambahkan, gereja tersebut memiliki ukuran 145 meter persegi dengan kolom-kolom yang nampak seperi bekas ruang setinggi 6 meter lebih. Saat ditemukan juga nampak tiang penyangga langit-langit dari kayu setinggi 16 meter.
Sebuah bangunan berbentuk panggung juga ditemukan di halaman gereja di mana para ahli percaya ini merupakan tempat latihan ritual keagamaan. "Di sebelah timur dan selatan bangunan juga terdapat ruangan yang nampaknya digunakan untuk pembaptisan, seremoni keagamaan, serta sembahyang," kata Al Assaad.
Kota bersejarah Palmyra berlokasi di 240 km timur laut Damaskus. Kota ini merupakan pusat dari kota perwakilan Arab untuk kerajaan Roma. Palmyra juga merupakan kota perdagangan yang menghubungkan ke Mesopotamian dan Persia melalui jalur padang pasar.
Pada abad ketiga, Ratu Syria Zenobia, sempat memberontak terhadap kerajaan Roma dan mendirikan kerajaan Arab sendiri. Tak lama kemudian Roma berhasil mengambil alih dan meratakan kota tersebut.
/no1
