• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengapa Tanah Berwarna Cokelat?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. magnum
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

magnum

IndoForum Activist C
No. Urut
1320
Sejak
27 Mei 2006
Pesan
14.143
Nilai reaksi
417
Poin
83
Mengapa Tanah Berwarna Cokelat?

Warna Coklat pada tanah disebabkan karbon yang dihasilkan dari
jasad renik yang mendapat spektrum matahari.


Bila dilihat dari angkasa, sepintas lalu bumi yang kita tempati tampak seperti biru dan hijau warnanya. Namun, ketika Anda mendekatkan hidung Anda ke tanah, mungkin yang Anda lihat berwarna coklat. Darimanakah tanah yang berwarna coklat itu? Dalam majalah ilmiah “Naturalis” AS yang diterbitkan pada 4 April 2006 lalu dikatakan, bahwa menurut sebuah penelitian baru, warna coklat itu berasal dari tumbuhan atau tanaman hijau.

Setelah tumbuhan mati layu, dahan dan daun berguguran, mereka akan melepaskan karbon yang pernah disimpan dan sebagai penopang hidupnya itu ke tanah. Mikroba atau jasad-jasad renik dalam tanah akan mengurai tumbuhan yang mati itu dengan fermentasi khusus, memutuskan pertalian kimia mereka, kemudian mengiris kepingan-kepingan yang sangat halus ini menjadi ukuran yang sempurna, bahkan menyerap sebagian unsur ini ke dalam sel sendiri. Meskipun jasad-jasad renik ini begitu sibuk, namun, mereka juga tidak dapat menyelesaikan semua pekerjaannya.

Ekolog dari Universitas California yakni Steven Irison mengatakan mereka bukan 100 % efek tinggi. Selama ada satu jasad renik belum mengurai karbonnya, maka dalam segenap jumlah organisme tetap masih ada karbon. Begitu jasad-jasad renik ini mati, karbon akan merembes ke dalam tanah. Ia merupakan satu lingkaran, dan karbonnya tetap ditinggalkan.

Jasad lebih yang berlimpah ruah dalam mikroba ini disebut humus tumbuhan, ia telah terakumulasi selama ribuan tahun. Sebab di bawah spektrum matahari, karbon telah menyerap sejumlah besar warna, yang hanya merefleksikan cahaya coklat, karena itu, jasad renik lebih yang menumpuk ini, akan mencemari permukaan tanah dengan warna coklat yang kotor. Namun, tidak semua tanah di dunia warnanya coklat, ada beberapa padang pasir yang berwarna coklat muda; tanah di Hawai mengandung zat besi sehingga ia menampakan warna merah muda, bila menggali terus ke bawah dari sejumlah tanah yang berwarna coklat, akan ditemukan warna lain di bawah tanah tersebut. Jika di dalam tanah tidak begitu banyak karbon, maka mineral dalam tanah tersebut akan membuatnya memperlihatkan warna kuning, merah dan abu-abu.
 
heheheh kalo ada pelajaran sains kan dah tau /heh
 
tau saya lupa asal nge browse,langsung di copy truss di tutup tanpa liat2 lagi....
yah kan berbagi pengetahuan /heh
 
good info... selain warna nya coklat... tanah juga punya bau khas... apalagi pas habis hujan...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.