• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Terbang Solo dengan Helikopter Punggung

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. magnum
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

magnum

IndoForum Activist C
No. Urut
1320
Sejak
27 Mei 2006
Pesan
14.143
Nilai reaksi
417
Poin
83

Meski sesuai kodrat diciptakan tanpa sayap, mimpi manusia untuk bisa terbang tak ada habisnya. Naik pesawat tidak cukup, helikopter juga masih kurang. Kini, dikembangkan helikopter punggung yang siap dipakai setiap saat untuk terbang solo.

Alat yang diberi nama Libelula ini tengah dikembangkan sebuah perusahaan di Meksiko bernama Technologia Aeroespacial Mexicana (TAM). Helikopter punggung ini menggunakan dua tabung berisi bahan bakar hidrogen, sebuah baling-baling, rangka serat karbon, dan tidak menggunakan rotor yang biasanya diletakkan di bagian ekor. Sebagai gantinya, roket berukuran kecil diletakkan di ujung baling-baling untuk menggantikan rotor pemutar baling-baling yang tidak mungkin dipasang di tubuh manusia.

Bagian paling menarik pada helikopter ini adalah tak membutuhkan rotor ekor karena tidak membutuhkan tenaga putaran. Jadi, hanya dengan baling-baling sederhana, ia dapat terbang sebagai helikopter paling ringan, mudah, dan aman diterbangkan.

Tapi, jangan senang dulu karena alat tersebut baru sebatas ide desain. Meski demikian, TAM telah berpengalaman memproduksi berbagai jenis roket berbahan bakar peroksida, mesin jet, kursi lontar, dan roket sepeda.

Apalagi, TAM mengklaim dapat mengembangkan sendiri sebagian besar komponen yang dibutuhkan. Kebanyakan komponen sama dengan yang digunakan pada kursi lontar. Jadi, tinggal menunggu waktu kapan Libelula akan terbang. Tunggu saja!
 
Nice design. Semoga aja berhasil... tapi gimana ngatur trafiknya ya kalo udah kaya sepeda motor....:D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.