• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Distortion and Conformity

cessario

IndoForum Beginner C
No. Urut
17807
Sejak
24 Jun 2007
Pesan
799
Nilai reaksi
14
Poin
18
I'm Back!

Basa Basi dulu y?
Setelah gw kembali bangkir dari alam kubur ( wakakak, bukan koq maksudnya gw udah lama gak login ke IF karena sibuk dengan Sekolah ). Ok done curhat, now.


Kalian pernah ke Flame Arena? wekeke, yeah flame arena memang asyik, tertutama bagian kita bisa menunjukan skill kita utk berdebat. Yeah, Flame arena Memang Arena of Debate :P.

Yeah, i been there before, aku ketemu beberapa orang2 yang bener2 berbeda2 dan cukup unik2 :D ( serius, no offense mohon jgn tersinggung disebut unik tapi ini mengekspresikan opini ku ^^ )

ok, di alam kubur ( maksud: dimasa aku jarang ke IndoForum ), aku sedang demen sama yg namanya Blog, so i'm a blogger now :D:D:D XD




ok, let's cut to the point!, ketika gw sedang jalan2 di blog orang2, tentunya di Wordpress, gw nemuin salah satu blogger aktif yaitu Mr. Geddoe, lalu gw ketika browsing2 hal2 yang menarik di blognya, gw nemuin yg 1 ini, yaitu artikel ttg opini dia mengenai sesuatu yang panjang deh bacaannya,

here's the link

http://rosenqueencompany.wordpress.com/2007/04/15/distortion-and-conformity/

Sebelum kamu meng-click link tsb, saya ingin sekali memberi tahu, err... menyarankan bahwa, hmm...


Kalo kamu Malas Baca ( misalnya kamu kalo baca cuma setengah-setengah ), akan SIA-SIA kalo utk artikel yang satu ini,


Jadi saya sarankan, Jika kamu adalah Pemalas Baca, lebih baik tidak usah membaca artikel yang berupa opini ini :P... heheh... percuma soalnya..

Mr. Geddoe berkata:
PERINGATAN : SANGAT PANJANG

Sejauh ini, entry saya kali ini adalah entry yang menurut saya paling ‘berbahaya’.

Anda hanya punya dua pilihan;

* Membaca dan memahami entry ini sampai habis.
* Tidak membacanya sama sekali.

Kalau anda membacanya setengah-setengah, resikonya adalah persepsi anda mungkin akan melantur jauh dari apa yang ingin saya sampaikan. Sebagian dari anda mungkin sudah tahu apa yang akan saya tulis. Sebagian mungkin tidak. Saya tidak tahu.

Jadi kalau mau baca, tolong sampai habis.


jangan lupa utk comment di sini yah :D...







NOTE: Perlu di-ingat, ini adalah entry lama ( dijadikan Archive ), aku baru ngobrol kemarin sama penulisnya di Y!M, dia telah berubah pikiran dalam beberapa hal...
tapi kita bisa mengambil hikmah2 positive di Archive ini... oh well..
 
udah terlihat dari pembukaan
isinya hanya menghujat
hanya pemikiran singkat

soal pemalsuan hadist, tidak menyinggung metode perawiannya
banyak yg dipotong"

memang wa gk hapal hadist, cmn smuanya sangat ganjil.
 
udah terlihat dari pembukaan
isinya hanya menghujat
hanya pemikiran singkat

zzzzz.... jadi lu gak baca ampe akhir? :-/ duh, ampun dah... Igstigfar pls, lu udah Suudzon yg berupa Fatal...

meningan ga usah baca deh kalo setengah2

soal pemalsuan hadist, tidak menyinggung metode perawiannya
banyak yg dipotong"

sumpah lu gak nyambung dgn entry tsb...


gini deh, kalo kamu males baca, ga usah baca...

kalo mau baca, Baca SEMUA-nya, jgn dipotong2...
 
ud baca. tnang aj
mpe 3x (sesuai itungan sunah)
ralat dikit, soal hujatan emg gk ada
cmn menyimpulkan kl hadist gk patut d jadikan dasar hukum

trus lg, hadist yg d cantumin cmn bebrapa yg aneh saja, pdhal disitu disebutin kl semua perawi gk valid. tentunya smua hadistnya gk valid dan otomatis semuanya aneh
(just my opinion)
 
ud baca. tnang aj
mpe 3x (sesuai itungan sunah)
ralat dikit, soal hujatan emg gk ada
cmn menyimpulkan kl hadist gk patut d jadikan dasar hukum

trus lg, hadist yg d cantumin cmn bebrapa yg aneh saja, pdhal disitu disebutin kl semua perawi gk valid. tentunya smua hadistnya gk valid dan otomatis semuanya aneh
(just my opinion)

nah gitu dong, jelas2 penulis tsb tidak ada maksud menghujat, wong dia Islam koq :D

makanya, kalo me-nilai seseorang, harus di teliti dgn baik dulu :P
 
Dua lembar kartu truf : ‘hawa nafsu’ dan ‘keterbatasan pemikiran manusia’

Ada dua lembar kartu truf yang bisa ditarik oleh para ‘pemurni’. Pertama, hawa nafsu. Anda akan dihipnotis. Ya, pembenaran akan selalu ada. Se-absurd apapun suatu hukum, pembelaan akan selalu ada (walau level kekuatannya akan bervariasi). Dan ‘hawa nafsu’ adalah pembelaan yang kuat. Kenapa anda menolak mencukur jenggot? Karena nafsu anda untuk tampil tampan, misalnya. Kenapa anda menolak memakai cadar? Karena anda ingin tampil cantik. Kenapa anda menolak untuk mengikuti ‘hukum Tuhan’? Karena hawa nafsu. kalau sudah dihadapkan pada cara berpikir seperti ini, ya itu dia, paham asketisme-lah yang akan anda anut.

Kartu kedua adalah ‘keterbatasan pemikiran manusia’. Mungkin anda lalu bertanya, (maaf, topik yang agak vulgar :P ) kenapa istri tidak boleh menolak berhubungan intim dengan suami, sementara suami memiliki hak menolak tersebut? Jawaban yang akan disodorkan para ‘pemurni’ untuk menyumpal mulut anda adalah bahwa pikiran manusia itu terbatas. Tuhan lebih tahu. Itulah yang lebih adil. Lagi, kalau sudah begini, apapun usaha anda untuk memberikan masukan demi mengkompromi sentimen itu akan diposisikan sebagai bentuk perlawanan terhadap Tuhan.


sebaiknya oraang ini membaca buku "aku beriman maka aku bertanya" tulisan Jerry Lang seorang Mualaf Amerika.

“Kalau ada lalat yang jatuh ke dalam minumanmu, celupkan seluruh badannya sebelum dibuang sebab satu sayapnya mengandung racun, dan satunya mengandung obat.” (dari Bukhari Vol. 2)


Saya lihat banyak teman-teman yang sibuk menjustifikasi hadith ini. Menurut mereka, sudah terdapat bukti secara medis bahwa memang mencelupkan semua badannya bisa menetralisir racun. Lha bukan itu masalahnya, walaupun iya, mestinya saran yang baik adalah supaya jangan diminum lagi :lol: Lagipula jorok, akhi… :lol:

ini dikarenakan di jaman Rasulullah, airsangat sulit ditemukan sehingga harus menghemat, lagi pula itu mubazir, dan juga sudah terjamin bahwa ada obat di sayap yang lainnya.



dari Said bin Jubair; “Ibnu Abbas berkata kepadaku, ‘Apa engkau menikah’? Kujawab, ‘Tidak’. Ia berkata, ‘Menikahlah. Orang terbaik di negeri ini adalah yang memiliki jumlah istri paling banyak.’” (dari Bukhari Vol. 7, 62, 7)


didalam Al-Qur'an Jumlah istri yang diperbolehkan memiliki batas. dan yang berkata ini bukanlah rasulullah SAW.

Matahari terbit di antara dua tanduk dari setan (dari Bukhari 2:134)

ini suatu perumpamaan, dan memang setelah subuh orang dilarang melakukan salat.

“Setelah waktuku, bencana terbesar bagi pria adalah wanita.” (Bukhari, Book of Nikah 3:61)

Tuh, ‘kan, bukan Yahudi atau kristenisasi…? :lol:
…Bohong!


memang benar, lihat saja sampai saat ini yang aling merusak Akhlak Laki2 adalah wanita, mulai dari freesex, dan penyakit berbahaya timbulnya juga karena freesex. inilah yang merusak akhlak, dan kemudian karena kerusakan akhlak tersebut, kristenisasi sangat mudah masuk, karena akhlak pemudanya sudah rusak.

Maimuna berkata bahwa ia memperhatikan Rasul mandi setelah berhubungan intim, sampai ia melihatnya membersihkan bagian pribadinya (Bukhari, Book of Bath 1:193)

ini adalah bagian dari mandi wajib, dan ini erguna untuk menghlangkan cairan.... yang masih menempel ketika berhubungan intim. juga untuk menjaga kebersihan alat kelamin, agar tidak terkena penyakit.

Suatu ketika Rasul meminta semangkuk air. Ia mencuci tangan dan wajahnya. Kemudian mencuci mulutnya dan memerintahkan Abu Musa dan Bilal untuk meminum airnya (Bukhari, Hadith 185)

ini karena nabi Muhammad adalah rasul Allah yang memiliki banyak kemuliaan, hingga air bekas beliau pake memiliki kemualiaan.


Berarti, hadith tidak bisa dijadikan harga mati. Bukankah begitu? Begini, kalau anda tidak setuju, bolehkah saya menganggap anda rela Rasulullah dijadikan bahan ejekan? Apa pilihan ini terlalu keras? Apakah anda ‘agnostik’ dalam konteks ini? Maksudnya, ragu-ragu akan menerima pemikiran ini? Itulah yang disebut dengan konformitas (uh, apakah itu bahasa Indonesia dari conformity? :? ). Saya akan coba membahas fenomena ini melalui kacamata saya.

yang menjadi harga mati adalah keimanan kita dan ayat2 Al-Qur'an.

masalah hadits, hukumnya adalah Sunnah dan sunnah itu mendaapat pahala bila dikerjakan dan tidak berdosa bila ditinggalkan, dan sebagai enuntun jika didalam Al-Qur'an tidak dijelaskan.

Bayangkan anda sedang membaca sebuah tulisan yang berisi fakta-fakta trivial. Di hadapan anda tertera berbagai fakta aneh yang membuat anda senyum-senyum sendiri. Di sana tertulis; “Manusia tidak bisa bernapas sambil menelan. Apabila manusia bersin sambil menutup hidung dan mulut, matanya bisa muncrat ke luar. Di beberapa restoran Cina, ada hidangan semut. Di Papua Nugini, makan sambil berdiri bisa dihukum mati.” Anda berhenti. Masa makan sambil berdiri saja bisa dihukum mati? Tapi anda percaya saja. Kenapa? Karena anda tidak berada di Papua Nugini (asumsi saya sih begitu :roll: ). Verifikasi tidak mungkin dilakukan, dan fakta lainnya masuk akal. Anda percaya saja. Lalu anda melanjutkan membaca.

“Di Indonesia, hari kemerdekaan biasanya dimeriahkan dengan lomba makan ayam hidup-hidup.” Nah, anda tahu bahwa ini salah. Konsekuensinya, anda seharusnya meragukan perkara Papua Nugini tadi. Karena nila setitik rusak susu sebelanga.


dan untuk hal ini penulis mengambil analogi yang sangat tidak masuk akal.

di papua memiliki adat yang sangat primitif, dan kita percaya itu bisa terjadi, karena adatnya primitif. sedangkan untuk peryaan 17 agustus, maka memang tidak dapat dipercaya karena, tidak ada adat primitif yang mengatur dalam perayaan 17 agustus.

jadi masalah diatas penus\lis mengambil analogi yang salah.

Mungkin sedikit di antara orang yang mau melawan arus adalah beberapa tokoh seperti Sa`ad ibn Abi Waqqas atau Cat Stevens, untuk contoh dari agama Islam.

Sa'ad ibn Waqqas,melawa arus yang diserukan oleh para orang2 yang membenci Islam, dan Rasulullah. tpi ia senantiasa menjalankan setiap perintah nabi Muhammad SAW, seperti memanjangkan jenggot dan erintah lainnya yang menurut penulis itu hadits yang tidak valid.

Saya jadi ingat suatu wejangan yang diberikan ustadz H. Ahmad Sarwat, Lc. bahwa Allah tidak akan main siksa dan main kayu pada hambanya sendiri dengan memaksakan hambanya mencari kebenaran secara sempurna dari aturan-aturan yang memang kabur dan tidak jelas statusnya (nah, bukankah hadith memang banyak yang palsu?). Itu sama saja dengan membuat jebakan pada hambanya, dan Tuhan tidak seperti itu.

Allah memerintahkan kita beribadah sesuai dengan kemampuan kita, namun Allah SWT menginginkan sesuatu yang maksimal dari kita sesuai dengan kemampuan kita, bukannya meninggalkan sesuatu karena sebuah kemalasan.



disini ane mangambil kesimpulan bahwa orang ini kebanyakan berpikir, liberalis, dan cenderung pemikiran yang diambilnya ini berasal dari Ingkar Sunnah/Qur'an Suci, karena garis besar pemikirannya sama.

dan hadits2 yang diambilnya banyak yang dipotong, dan tidak mempertimbangkan sebab2diturunkannya hadits tersebut asbabul hadits (sebab2/tujuan dari hadits) dari hadits tersebut, sehingga penulis menyatakan bahwa aemua hadits itu aneh dan tidak berguna.

dan saya kurang yakin pada si penulis, karena dari blog sipenulis saja, sudah tidak menggambarkan seorang muslim yang taat.

(ini hanya opini ane)
 
sebaiknya oraang ini membaca buku "aku beriman maka aku bertanya" tulisan Jerry Lang seorang Mualaf Amerika.

ttg yang atas atau yg bawah, ada 2 nehh... tp nama-nya juga opini, :D



ini dikarenakan di jaman Rasulullah, airsangat sulit ditemukan sehingga harus menghemat, lagi pula itu mubazir, dan juga sudah terjamin bahwa ada obat di sayap yang lainnya.

Nah kalau itu gw masih lom tau, tapi mohon minta link-nya ttg obat tsb

ini suatu perumpamaan, dan memang setelah subuh orang dilarang melakukan salat.

Shalat Dhuha?

memang benar, lihat saja sampai saat ini yang aling merusak Akhlak Laki2 adalah wanita, mulai dari freesex, dan penyakit berbahaya timbulnya juga karena freesex. inilah yang merusak akhlak, dan kemudian karena kerusakan akhlak tersebut, kristenisasi sangat mudah masuk, karena akhlak pemudanya sudah rusak.

WahallahuAlam... :-/

ini adalah bagian dari mandi wajib, dan ini erguna untuk menghlangkan cairan.... yang masih menempel ketika berhubungan intim. juga untuk menjaga kebersihan alat kelamin, agar tidak terkena penyakit.

nah kalo yg ini aku jg setuju, lagipula... nanti aku jelasin dipaling bawah..



ini karena nabi Muhammad adalah rasul Allah yang memiliki banyak kemuliaan, hingga air bekas beliau pake memiliki kemualiaan.

Sepertinya ini terlalu berlebihan tapi, WahallahuAlam... :-/


yang menjadi harga mati adalah keimanan kita dan ayat2 Al-Qur'an.

Yoi

masalah hadits, hukumnya adalah Sunnah dan sunnah itu mendaapat pahala bila dikerjakan dan tidak berdosa bila ditinggalkan, dan sebagai enuntun jika didalam Al-Qur'an tidak dijelaskan.

Betul, tapi jadi kita harus melakukan SEMUA Hadith? kalo hadithnya menyuruh kita masuk jurang?, hadith harus di teliti dulu kan? :P


dan untuk hal ini penulis mengambil analogi yang sangat tidak masuk akal.

di papua memiliki adat yang sangat primitif, dan kita percaya itu bisa terjadi, karena adatnya primitif. sedangkan untuk peryaan 17 agustus, maka memang tidak dapat dipercaya karena, tidak ada adat primitif yang mengatur dalam perayaan 17 agustus.

jadi masalah diatas penus\lis mengambil analogi yang salah.

yang saya tau, penulis menjelaskan bahwa kita tidak boleh langsung percaya begitu saja.. :-/ CMIIW

Sa'ad ibn Waqqas,melawa arus yang diserukan oleh para orang2 yang membenci Islam, dan Rasulullah. tpi ia senantiasa menjalankan setiap perintah nabi Muhammad SAW, seperti memanjangkan jenggot dan erintah lainnya yang menurut penulis itu hadits yang tidak valid.

:-O wah aku gak connect hehe...


Allah memerintahkan kita beribadah sesuai dengan kemampuan kita, namun Allah SWT menginginkan sesuatu yang maksimal dari kita sesuai dengan kemampuan kita, bukannya meninggalkan sesuatu karena sebuah kemalasan.



disini ane mangambil kesimpulan bahwa orang ini kebanyakan berpikir, liberalis, dan cenderung pemikiran yang diambilnya ini berasal dari Ingkar Sunnah/Qur'an Suci, karena garis besar pemikirannya sama.

dan hadits2 yang diambilnya banyak yang dipotong, dan tidak mempertimbangkan azbabunnuzul(sebab2diturunkannya hadits tersebut) dari hadits tersebut, sehingga penulis menyatakan bahwa aemua hadits itu aneh dan tidak berguna.

dan saya kurang yakin pada si penulis, karena dari blog sipenulis saja, sudah tidak menggambarkan seorang muslim yang taat.

(ini hanya opini ane)

well, saya sudah tanyakan beberapa hal kepada penulis lewat Y!M, dan kata-nya ini ada tesis lama, jadi dia sekarang sudah beda koq, ini hanya sebagai archive lama.

yg aku inginkan sih ini bisa dijadikan suatu yg positive jadi ambil hikmah positivenya, seperti hadith yang dicap sahih pun belum tentu sahih, seperti Nabi Muhammad Menikah dengan gadis yang berumur 6 tahun padahal banyak sekali kontradiksi2nya... WahallahuAlam...


kalau banyak kesalahan maaf yah, saya tambahkan deh pesan kecil di page 1.
 
kalau menurut ku, itu merupakan tulisan yang bagus, sebuah kekritisan akan agama Islam.
Saya pribadi tidak bisa menyimpulkan apakah dia itu ingkaru sunah atau dia bukan muslim, dll. Yang jelas, saya hanya melihat dia sebagai seorang yang sedang mencari sebuah kebenaran dan belum menemukannya. Yah, semoga akhirnya dia bisa menemukan kebenaran itu.
 
mr geddoe?? kok namanya agak familiar ya.. setau ane sih.. ini orang atheist.. jadi ya ati ati aja..

mungkin itulah salah satu alasan kenapa kita jgn pake nama yg sama tiap kali berkelana di dunia maya.. emang sih kadang kurang sreg bagi beberapa orang.. tapi ya itulah konsekuensinya..
 
ttg yang atas atau yg bawah, ada 2 nehh... tp nama-nya juga opini, :D

yang atas

Nah kalau itu gw masih lom tau, tapi mohon minta link-nya ttg obat tsb
maksud ane penawar racun disayap yang satunya lagi, nanti link nya menyusul.


Shalat Dhuha?
salat sunnah apa saja, yang jelas tidak boleh ilakukan setelah antara waktu shalat shubuh dan shalat dhuha


Sepertinya ini terlalu berlebihan tapi, WahallahuAlam... :-/

setiap nabi punya keutamaan yang diberikan Allah.

dan banyak hal mustahil yang telah Allah perlihatkan kpada kita. contohnya:
nabi Isa bisa membangkitkan orang mati, dan banyak mukjizat nabi2 lainnya yang kita anggap mustahil dan bahkan lebih mustahilm, tapi bisa terjadi.

kalau hanya meminum air bekas nabi Muhammad saja mungkin itu bukan sesuatu yang berlebihan.




Betul, tapi jadi kita harus melakukan SEMUA Hadith? kalo hadithnya menyuruh kita masuk jurang?, hadith harus di teliti dulu kan? :P

sekarang gini aja, apakah semua perawi hadits, memiliki keinginn jahat untuk memalsukan hadits, dan jika perawi hadits tersebut memang sudah memiliki cap "buruk", semua hadits yang dia kayakan termasuk golongan bid'ah

yang saya tau, penulis menjelaskan bahwa kita tidak boleh langsung percaya begitu saja.. :-/ CMIIW

masalahnya jika kita ragu2 dalam setiap hadits dan mengatakan bahwa hadits tersebut tidak valid, maka hadits mana yang bisa kita ikuti, apakah kita masih meragukan nabi Muhammad SAW sebagai sumber dari hadits, nabi Muhammad mempertaruhkan segalnya demi sampainya Islam pada kita, nabi Muhammad memiliki akhlak paling mulia diantara seua manusia, apakah kita masih meragukannya.

apakah kita meragukan Imam bukhari, imam Muslim dan perawi hadits lainnya, yang semuanya memiliki keimanan yang lebih baik dari pada kita, dan mereka lebih taat dalam segala hal dari pada kita??

apakah kitta seorang muslim, atau masih setangah muslim sudah berani meragukan para hamba2 Allah yang sangat mulia tersebut, yang memiliki keimanan yang sudah tidak diragukan lagi, yang rela meninggalkan kenikmatan dunia demi keimanan pada Islam?

sedangkan kita hanyalah seorang muslim yang harga keimanannya sangat rendah, dengan sedikit klenikmatan dunia, maka kita akan menjual keimanan kita. dengan keimanan seperti ini kita sudah berani meragukan para hamba2 Allah yang mulia, para sahabat2 nabi, dan bahkan meragukan nabi kita sendiri.


well, saya sudah tanyakan beberapa hal kepada penulis lewat Y!M, dan kata-nya ini ada tesis lama, jadi dia sekarang sudah beda koq, ini hanya sebagai archive lama.
Alhamdulillah jika dia sudah berubah, semoga dia nebjadi lebih baik.

yg aku inginkan sih ini bisa dijadikan suatu yg positive jadi ambil hikmah positivenya, seperti hadith yang dicap sahih pun belum tentu sahih, seperti Nabi Muhammad Menikah dengan gadis yang berumur 6 tahun padahal banyak sekali kontradiksi2nya... WahallahuAlam...

masalah pernikahan ini, coba akhi cessario baca link ini
http://indoforum.org/showthread.php?t=35332
 
ikut komen, boleh kan?

mengenai mengambil air bekas rosul, setau saya itu namanya tabarruk (kalau gak salah), maksudnya adalah mengambil berkah dari air itu, karena telah digunakan oleh Nabi. Setau saya, ada loh hadis2 tentang para sahabar yang tabaruk kepada nabi, dan sepertinya kasusnya bukan hanya air saja.

mengenai bukhori-muslim, setau saya dalam kitab bukhori muslim ada hadis-hadis yang memang gak masuk akal atau bahkan bertentangan dengan al-qur'an. mungkin salah satunya seperti hadis-hadis yang sudah di sebutkan dalam tulisan itu.

apalagi ya?????
 
Ihtiyat memang perlu

ikut comment juga ahhh.
Setahu sy dari seluruh hadits bukhori hanya tak sampai 10% yang shahih, sedangkan muslim malah lebih sedikit lagi.
Kalau saya jika hadits itu dari nabi pasti saya kan dengar dan jalankan yang jadi masalah apakah perawinya bisa dipercaya atau tidak?
jadi memang harus hati-hati dalam mengamalkan sebuah hadis, jangankan hadis, terhadap al quran pun kita (walaupun saya beriman pada al quran dengan seyakin-yakinnya) tapi dalam mengamalkannya pun jangan sampai slah tafsir, sehingga kita memang harus hati-hati agar bisa mengamalkan sebagaimana yang dikehendaki oleh ALLAH SWT dan diajarkan oleh Rasulullah SAWW.
 
ikut comment juga ahhh.
Setahu sy dari seluruh hadits bukhori hanya tak sampai 10% yang shahih, sedangkan muslim malah lebih sedikit lagi.
Kalau saya jika hadits itu dari nabi pasti saya kan dengar dan jalankan yang jadi masalah apakah perawinya bisa dipercaya atau tidak?
jadi memang harus hati-hati dalam mengamalkan sebuah hadis, jangankan hadis, terhadap al quran pun kita (walaupun saya beriman pada al quran dengan seyakin-yakinnya) tapi dalam mengamalkannya pun jangan sampai slah tafsir, sehingga kita memang harus hati-hati agar bisa mengamalkan sebagaimana yang dikehendaki oleh ALLAH SWT dan diajarkan oleh Rasulullah SAWW.
 
Nah kalau itu gw masih lom tau, tapi mohon minta link-nya ttg obat tsb

assalamu'alaikum wr. wb.

ini link soal lalat dalam hadits:
1. http://jumpmall99.multiply.com/journal/item/7/Penyakit_Dan_Obat_Pada_Lalat
2. http://www.islamicmedicine.org/
3. http://naimisa.blogspot.com/2006/08/pagi-hari.html

akh cessario, dari masalah ttg lalat ini kita bisa mengambil pelajaran, bahwa awalnya kita ragu akan hadits ini, karena nabi Muhammad bukanlah ahli kedokteran dan patologi, karena pada zaman modern belum ada teknologi yang modern untuk mengetahui ini. dan hal ini terjadi bukan hanya pada hadits lalat ini.

banyak hadits lainnya yang kita anggap tidak valid karena keterbatasan pengetahuan kita, tapi lihatlah bukti yang kemudian terungkap, bahwa memang benar pada sayap lalat terdapat racun dan obat openawarnya.

ini mungkin juga akan terjadi pada hadits lainnya yang kita anggap tidak valid, mungkin beberapa tahun kemudian akan ada fakta ilmiah yang menunjukkan kebenaran, ini hanya masalah waktu, dan ini juga merupakan tugas kita sebagai umat muslim untuk terus menuntut ilmu dan memperbanyak pengetahuan kita, bukannya asal ngomong bahwa hadits itu tidak valid lah, hadits itu bohonglah, dan berbagai omongan kita yang meragukan hadits nabi Muhammad SAW, padahal ilmu yang kita miliki masih sangat cetek, masih sangat dangkal, dan pengetahuan kita tidak bisa dibandingkan dengan pengetahuan Allah yang merupakan sumber dari segala ilmu.

sekarang mari pikirkan, dari mana nabi Muhammad mengetahui tentang racun pada sayap lalat, padahal pada zaman nabi belum ada ilmu kedokteran dan teknologi yang memadai untuk mengetahui hal tersebut. hanya satu jawaban untuk pertanyaan ini, pengetahuan itu asalnya dari Allah, begitupula pada hadits2 nabi yang lainnya, segala pengetahuan yang ada pada nabi Muhammad asalnya dari Allah dan juga segala pengetahuan yang kita semua miliki, asalnya dari Allah, dan masih banyak ilmu yang belum manusia ketahui, masih banyak misteri yang belum bisa dipecahkan manusia, dan saat itulah peran akal pikiran kita harus segera digunakan.

pasti ada kegunaan dan kebaikan dari setiap hadits2 nabi Muhammad SAW, tapi kita saja yang belum mengetahuinya, mana mungkin nabi Muhammad melakukan dan mengatakan sesuatu yang tidak berguna dan tidak memiliki manaat, padahal Allah tidak menyukai suatu pekerjaan yang tiak berguna dan tidak memiliki manfaat, dan nabi Muhammad adalah hamba pilihan Allah dan beliau adalah utusan Allah.

namun kita masih saja meragukan hadits2 tersebut, padahal kita tahu nabi Muhammad adalah seorang yang memiliki akhlak yang mulia, kejujurannya tidak diirgukan lagi, dan beliau adalah seorang utusan Allah, namun sekali lagi.... kita masih meragukan hadits2 beliau.

Mr. Geddoe mengatakan bahwa banyak orang yang tidak mau berpikir, tapi sebenarnya dialah yang idak mau berpikir, akal yang diberikan pada kita harusnya kita gunakan untuk menyelidiki menambah ilmu kita untuk semakin menambah keyakinan kita pada Islam, pada Al-Qur'an, dan pada hadits2 nabi, seperti yang telah ilakukan banyak ilmuan muslim, yang akhirnya meeka menemukan kebenaran tentang hadits nabi itu.

Originally Posted by the_jalinus
kalau menurut ku, itu merupakan tulisan yang bagus, sebuah kekritisan akan agama Islam.
Saya pribadi tidak bisa menyimpulkan apakah dia itu ingkaru sunah atau dia bukan muslim, dll. Yang jelas, saya hanya melihat dia sebagai seorang yang sedang mencari sebuah kebenaran dan belum menemukannya. Yah, semoga akhirnya dia bisa menemukan kebenaran itu.

mengenai bukhori-muslim, setau saya dalam kitab bukhori muslim ada hadis-hadis yang memang gak masuk akal atau bahkan bertentangan dengan al-qur'an. mungkin salah satunya seperti hadis-hadis yang sudah di sebutkan dalam tulisan itu.

apalagi ya?????

bukan tidak masuk akal n betentangan dengan Al-Qur'an, namun kita yang masih cetek ilmunya ini dan belum paham tentang Al-Qur'an itu sendiri, coba kita lihat para sahbat2 nabi, tabi'in, ulama2 besar, ilmuan2 muslim, apakah ada dari mereka yang mengatakan hadist itu tidak masuk akal dan bertnetangan dengan Al-Qur'an?? tidak, karena mereka memahami Al-Qur'an, karena mereka memiliki keluasan ilmu pengetahuan.

memang banyak yang kita tidak mengerti, karena keterbatasan pemikiran kita, bukan karena kita tiadk bisa mengetahuinya, tapi karena kita tidak mau mencar ilmu tersebut

Kartu kedua adalah ‘keterbatasan pemikiran manusia’. Mungkin anda lalu bertanya, (maaf, topik yang agak vulgar :P ) kenapa istri tidak boleh menolak berhubungan intim dengan suami, sementara suami memiliki hak menolak tersebut? Jawaban yang akan disodorkan para ‘pemurni’ untuk menyumpal mulut anda adalah bahwa pikiran manusia itu terbatas. Tuhan lebih tahu. Itulah yang lebih adil. Lagi, kalau sudah begini, apapun usaha anda untuk memberikan masukan demi mengkompromi sentimen itu akan diposisikan sebagai bentuk perlawanan terhadap Tuhan.

memang benar pikiran kita terbatas, bukan berarti kita tidak bisa mengetahui tentang sesuatu, tapi kita yang belum mengetahui dan kita belum mencari tantang hal tersebut. satu hal yang menjadikan manusia memiliki kelebihan dibandingkan malaikat ialah "akal" dan akal inilah yang menjadikan kita lbih mulia dibanding malaikat yang keranya beribadah kepada Allah terus menerus.

untuk apa Allah SWT menurunkan kita kebumi?? jawabannya unuk menjai khalifah dibumi. kenapa harus manusia yang menjadi khalifah i bumi, padahal manusia adalah makhluk yang lalai dan membuat kerusakan dimuka bumi?? kenapa bukan malaikat saja yang ijadikan khalifah dimuka bumi??? jawabannya karna manusia memiliki "akal" yang melebihi makhluk ciptaan Allah yang lain, bahkan malaikat dan jin.


Ketika anda dihadapkan pada hukum yang ketat seperti ini, apakah yang anda pikirkan? Taliban, barangkali. Di satu sisi anda tahu hukum yang ditawarkan oleh kaum puritan itu sangat keras, dan terkesan terbelakang. Sadis. Bengis. Belum lagi opresif, fatalis, tidak mendukung hak-hak wanita, dan… Aneh. Tapi di satu sisi, anda sudah termakan doktrin bahwa; “Ini ajaran agama saya. Ini pasti yang paling baik.”

Ya. Anda akan memaksa otak anda untuk menjustifikasi tindakan ‘polisi syariat’ Taliban yang mencambuk seorang ibu di depan anaknya. Sebab apabila anda tidak setuju, anda percaya bahwa anda akan mempertanyakan Tuhan. Itulah kekuatan doktrin.

tidak mendukung hak2 wanita??? padahal Taliban sangat menghormati kaum ibu, dan mereka adalah orang2 yang taat pada ajaran Islam dan sunnah nabi, tapi kita orang awam yang ilmunya cetek, yang keimanannya ddangkal, mengatakan mereka ekstrimis, terbelakang, sadis dan bengis. bukan mereka yang terbelakang, tapi kita, kita yang terbelakang akan pengetahuan tentang Islam. dan ini bukanlah doktrin, ini memang agama saya, di zaman nabi hukum cambuk dan rajam juga digunakan, jadi jika taliban menggunakan hukum cambuk maka mereka menjalankan Islam.

dan tulisan Mr. Geddoe ini hanya pemikiran seseorang saja, hanya buah pemikiran orang2 yang bukan seorang ilmuan, ahli agama, hafidz Qur'an, yang ilmunya masih rendah dan keimanannya masih renah. jika pemikiran ini kita bandingkan dengan pemikiran ulama2 besar, para sahabat2 nabi, para tabi'in, dan para ilmuan2 muslim, mungkin sangat tidak bisa dibandingkan.
mari kita bandingka Mr. Geddoe seorang blogger yang belum hafal Al-Qur'an, kedsalaman imannya masih rendah, yang keluasan pengetahuannya masih sempit, yang ketaatan dan keyakinannya pada Islam masih secuil dan kita bandingkan dengan ulama2 besar, para perawi hadits, sahbat2 nabi, tabi'in dan ilmuan2 muslim yang memiliki keluasan pengetahuan yang sangat luas, yang memiliki kedalaman iman yang sangat dalam, pemahaman pengetahuan Islam yang sangat luas, yang hafal Al-Qur'an, yang benar2 mengorbankan kehiupan uninya hanya untuk Allah, yang benar2 mengabdikan dirinya hanya untuk Allah, yang mengetahuio berbagai bidang ilmu pengetahuan, namun mereka tetap menjalankan hadits2 nabi Muhammad an meyakini hadits2 tersebut, namun Mr. Geddoe yang seperti saya sebutkan diatas, sudah berani meragukan hadits2 nabi Muhammad SAW.

dan apakah kita lebih percaya terhadap Mr. Geddoe dari pada para perawi hadits, sahabat2 nabi, tabi'in, ilmuan2 muslim dan ulama2 bahkan nabi Muhammad SAW????

dan satu lagi..... Islam ada bukan untuk diprdebatkan. dan tidak ada keraguan dalam Islam.
 
Ihtiyat memang perlu
ikut comment juga ahhh.
Setahu sy dari seluruh hadits bukhori hanya tak sampai 10% yang shahih, sedangkan muslim malah lebih sedikit lagi.
Kalau saya jika hadits itu dari nabi pasti saya kan dengar dan jalankan yang jadi masalah apakah perawinya bisa dipercaya atau tidak?
jadi memang harus hati-hati dalam mengamalkan sebuah hadis, jangankan hadis, terhadap al quran pun kita (walaupun saya beriman pada al quran dengan seyakin-yakinnya) tapi dalam mengamalkannya pun jangan sampai slah tafsir, sehingga kita memang harus hati-hati agar bisa mengamalkan sebagaimana yang dikehendaki oleh ALLAH SWT dan diajarkan oleh Rasulullah SAWW.

ijtihda memang diperlukan, tapi ijtihad itu bukan menghilangkan dan menambah sesuatu dalam aturan Islam, namun memperbaharui manusianya kembali menjalankan Islam, merefresh Islam, kembali menempatkan aturan2 Islam dalam kehidupan kita. dan ijtihad bukanlah pemikiran seseorang semata, dan bukan dari seseorang yang pehaman ilmu agamanya masih cetek, yang keimanannya masih rendah dan belum jelas asal-usulnya. dan ijtihad bukanlah suatu pemikiran sederhana yang simpel tanpa sumber2 yang jelas.

mengenai ijtihad:
http://id.wikipedia.org/wiki/Ijtihad
http://www.al-shia.com/html/id/service/maqalat/New/Nash dan Ijtihad.htm

Seperti, menguras tenaga untuk memperoleh dugaan tentang hukum syar'i. (al-Ra'ya al-Sadid fi al-Ijtihad wa al-Taqlid wa al-Ihthiyath, hal.9). Ijtihad juga diartikan menguras tenaga dan jerih-payah untuk memperoleh hukum syar'i yang bersifat dugaan dari Al-Quran, Sunnah, Qiyas, Ihtihsan dan sebagainya.
http://www.al-shia.com/html/id/service/maqalat/New/Nash dan Ijtihad.htm

jadi ijtihad yang malah menghapus atau mencoba melencengkan Al-Qur'an dan Sunnah, bisa ikatakan itu bukan ijtihad

Dasar sumber-sumber ijtihad adalah Al-Quran, Sunnah, Akal dan Ijma'.
http://www.al-shia.com/html/id/service/maqalat/New/Nash dan Ijtihad.htm

keduukan ijtihad
2. Kedudukan Ijtihad

Berbeda dengan al-Qur'an dan as-Sunnah, ijtihad terikat dengan ketentuan-ketentuan sebagi berikut :

a. Pada dasarnya yang ditetapkan oleh ijtihad tidak dapat melahirkan keputusan yang mutlak absolut. Sebab ijtihad merupakan aktifitas akal pikiran manusia yang relatif. Sebagai produk pikiran manusia yang relatif maka keputusan daripada suatu ijtihad pun adalah relatif.

b. Sesuatu keputusan yang ditetapkan oleh ijtihad, mungkin berlaku bagi seseorang tapi tidak berlaku bagi orang lain. Berlaku untuk satu masa / tempat tapi tidak berlaku pada masa / tempat yang lain.

c. Ijtihad tidak berlaku dalam urusan penambahan ‘ ibadah mahdhah. Sebab urusan ibadah mahdhah hanya diatur oleh Allah dan Rasulullah.

d. Keputusan ijtihad tidak boleh bertentangan dengan al-Qur'an dan as-Sunnah.

e. Dalam proses berijtihad hendaknya dipertimbangkan faktor-faktor motifasi, akibat, kemaslahatan umum, kemanfaatan bersama dan nilai-nilai yang menjadi ciri dan jiwa daripada ajaran Islam.

NEXT >>>
http://nursyifa.hypermart.net/ajaran_islam/kedudukani_ijtihad.htm

banyak orang yang menyalah artikan ijtihad. sepeti JIL dan ajaran menyimpang lainnya, mereka mengatakan mereka ada atas asar ijihad, padahal mereka sangat menyimpang dari aturan dasa dari ijtihad. dan mereka menyimpang ari Al-Qur'an dan hadits padahal sumber dari ijtihad adalah Al-Qur'an dan hadits.

tentang kesahihan 10% dari hadits2 imam Bukhori dan Imam Muslim anda dapat sumber itu dari mana?? dan tolong anda baca thread saya diatas.
 
masalah pernikahan ini, coba akhi cessario baca link ini
http://indoforum.org/showthread.php?t=35332

wah kok sama yah sama yang ini = http://alikhwan.wordpress.com/2007/04/01/mempertanyakan-rasulullaah-menikahi-aisyah-umur-6-tahun/

:-O:-O:-O:-O

btw, tolong jelaskan ttg ini yah dari http://alikhwan.wordpress.com/2007/04/01/mempertanyakan-rasulullaah-menikahi-aisyah-umur-6-tahun/



KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.
KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.
KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.
KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.
KESIMPULAN: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.
Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah “wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.” Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.
Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karean itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.
KESIMPULAN: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami ttg klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karean itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.

Ini mem-buktikan bahwa hadith yang di cap sahih ttg Nabi Muhammad Menikah dgn Gadis berumur 9 tahun adalah fitnah...



Edited:
Ini makanya saya setuju dgn Mr. Geddoe. Penarikan kesimpulan pun gampang, "Hadith yang dicap sahih pun, belum tentu valid."


and one more thing, @Elle_Ragu, Mr. Geddoe bukan atheist!!! jgn asal nuduh yah... Peace!
 
Dulu saya pernah posting tentang contoh hadis do'if yang ada dalam bukhor muslim... ya, saya postingin lagi aja, sebagai bukti bahwa dalam bukhori dan muslim pun masih ada kok hadis2 dho'if yang bertentangan dengan akal dan juga al-qur'an.

Hadits ini di dapat bukan dari kitab Bukhori-Muslim langsung, tetapi dari buku yang judulnya “al-lu’lu’ wal marjan” (terjemahan kumpulan Bukhori-Muslim).
1. Bab fadha’il (keutamaan) Nabi Musa (hal. 903) yang bunyinya:
Abuhurairah berkata: Nabi saw bersabda: biasanya bani israil jika mandi bersama di sungai sambil telanjang masing-masing dapat melihat aurat kawannya, sedang nabi Musa mandi sendiri, sehingga orang-orang menuduhnya: demi Allah tiada yang menolak Musa untuk mandi bersama melainkan karena buah kemaluannya besar, maka pada suatu hari ketika Nabi Musa mandi dan meletakkan bajunya di atas batu, tiba2 batu itu lari membawa bajunya, maka segera Nabi Musa mengejar batu itu, sambil berkata: bajuku hai batu, sehingga Bani Israil dapat melihat Nabi Musa yang ternyata tidak ada apa-apa, sehingga mereka berkata: Musa tidak apa2 auratnya, lalu Nabi Musa mengambil bajunya dari batu dan memukuli batu. (Bukhori-Muslim).

2. Bab Sihir (hal. 831), dalam hadits ini diceritakan bahwa Nabi Muhammad terkena sihir sehingga Nabi merasa seakan-akan berkumpul pada istrinya padahal tidak berkumpul……

mungkin kita bisa memikirkan hadis di atas. mungkin kah hadis ini keluar dari mulut nabi yang mulia????
 
Assalamu'alaikum Wr. Wb.


wah kok sama yah sama yang ini = http://alikhwan.wordpress.com/2007/04/01/mempertanyakan-rasulullaah-menikahi-aisyah-umur-6-tahun/

:-O:-O:-O:-O

btw, tolong jelaskan ttg ini yah dari http://alikhwan.wordpress.com/2007/04/01/mempertanyakan-rasulullaah-menikahi-aisyah-umur-6-tahun/



KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.
KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.
KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.
KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.
KESIMPULAN: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.
Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah “wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.” Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.
Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karean itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.
KESIMPULAN: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami ttg klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karean itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.

Ini mem-buktikan bahwa hadith yang di cap sahih ttg Nabi Muhammad Menikah dgn Gadis berumur 9 tahun adalah fitnah...



Edited:
Ini makanya saya setuju dgn Mr. Geddoe. Penarikan kesimpulan pun gampang, "Hadith yang dicap sahih pun, belum tentu valid."


and one more thing, @Elle_Ragu, Mr. Geddoe bukan atheist!!! jgn asal nuduh yah... Peace!



ya tapi akhirnya diketahui mana hadits yang salah, dengan cara yang dilakukan para ulama dan ahli hadits, dan kebenaranpun diketahui.

dan dengan cara yang sekarang digunakan para ahli hadist kita akhirnya mengetahui tentang pernikahan nabi Muhammad SAW yang sebenarnya.


dan itu juga tugas kita ntuk meneliti dan mendalami hadist tersebut, jangan asal ngomong tidak valid saja, tugas kita untuk mencari tahu, bukannya hanya mendengar perkataan orang dan kemudian kita percaya saja tanpa menyelidikinya lebih lanjut. kita tidak boleh langsung menghakimi suatu hadist itu tidak valid, tanpa bukti yang jelas dengan hanya menggunakan pemikiran kita yang masih sedikit ini, kita belum paham ilmu hadist tapi sudah berani menghakimi hadist tersebut.

dan itu tugas kita sebagai umat muslim untuk menuntut ilmu dan memperbanyak pengetahuan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.