• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Spesies Baru Hanya Selebar Kuku

IEVANIESH

IndoForum Newbie A
No. Urut
27183
Sejak
2 Des 2007
Pesan
398
Nilai reaksi
15
Poin
18



Satu dari tiga spesies baru salamander yang ditemukan di Kosta Rika baru-baru ini hanya memiliki panjang tubuh selebar kuku ibu jari. Penemuan ketiga spesies amfibi itu semakin menegaskan kawasan tersebut sebagai surga salamander.
Pantas disebut demikian sebab jumlah spesies salamander di Kosta Rika kini tak kurang dari 43 spesies. Total ada sekitar 300 spesies salamander yang tersebar di seluruh dunia dan kebanyakan hidup di belahan Bumi utara.
Hanya 5 spesies yang ditemukan di wilayah tropis bagian tengah Meksiko pada tahun 1998. Salamander adalah satu-satunya amfibi yang tidak ditemukan di Indonesia.
Salamander memangsa serangga dan cacing. Hidupnya banyak dihabiskan di air atau daerah yang lembab. Pada musim panas, mereka melakukan hibernasi (tidur panjang).
Tiga spesies baru merupakan bagian dari 5000 koleksi tumbuh-tumbuhan dan hewan yang dikumpulkan para ilmuwan dari Museum Sejarah Nasional London, Inggris dalam ekspedisi di Amerika Tengah. Ketiga spesies salamander ditemukan di Taman Nasional La Amistad, yang berada di perbatasan Kosta Rika dan Panama.
Salah satu spesies salamander baru yang belum memperoleh nama ilmiah termasuk dalam genus salamander kerdil Nototriton. Panjang tubuhnya hanya sekitar 2,5 centimeter dari ujung kepala hingga ekor.
Dua salamander lainnya berasal dari genus Balitoglossa yang dikenal aktif malam hari. Hewan-hewan ini berburu mangsa di malam hari dan menghilang saat siang hari.
Spesies pertama memiliki ciri tubuh yang berwarna menyolok dengan guratan merah di bagian punggungnya, kuning di perut, dan bagian lainnya hitam, mirip dengan ciri katak beracun dan sejenisnya. Panjang tubuhnya sekitar delapan centimeter. Sementara, spesies kedua memiliki waran tubuh cokelat tua dengan bagian perut berwarna cokelat muda pucat.
"Menemukan begitu banyak spesies baru di satu area benar-benar menakjubkan, apalagi mungkin di sinilah satu-satunya tempat di dunia untuk dapat menemui hewan-hewan tersebut," ujar Alex Monro, ketua tim ekspedisi.
Hal tersebut juga menunjukkan bahwa sebaran spesies di wilayah tersebut belum banyak diketahui. Tim ilmuwan telah merencanakan empat kali ekspedisi lanjutan tahun ini untuk mempelajari lebih lanjutu kehidupan liar di sana.

Sumber: KOMPAS
 
menakjubkan kk......nice post。。。。。
 
wew. . . . .
kok bisa kecil banget ya??? /hmm
tapi imud jg tuh... /e4
xixixixixi... /heh /heh /heh
 
jijik klo gede... /gg
klo kecil gitu menakutkan dari mana???
xixixixi... /heh /heh /heh
 
wih, bagus.. bisa kecari yang kecil gitu.. ga gampang tuh, nice /no1
ayo temuin yang lainnya /heh
 
bah, ada juga reptil sekecil itu
 
salamander itu amphibi boss bukan reptile....
tp kok kyna lbh mirip cacing yah
 
ya ampun klo orang g tau langsung jadi spesies penyet tuh /swt /swt harus cepet cepet d lestarikan /no1
 
wah-wah tuh bagussssssssss banget banget nambahin aset fauna di dunia
 
Gila...
Imut bener badannya...
haha..
@Atas
Btul2...Skali keinjek bisa punah /e4
 
apa ga d karantina khusus tuh biar ga keinjek /e4 /e4 /e4 /e4
 
@T!T!
mau sekecil apa kandang nya ,dah gitu makan nya apa yah :-?

bentuk nya bener2 kek cicak,
jgn2 cicak bayi :-?
 
salamander itu cicak apa kadal sih /swt
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.