IEVANIESH
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 27183
- Sejak
- 2 Des 2007
- Pesan
- 398
- Nilai reaksi
- 15
- Poin
- 18
JAKARTA,(14/12). Akhir pekan ini akan ditutup dengan 'pesta kembang api' terindah tahun ini. Sebab, nanti malam merupakan puncak hujan meteor Geminid.
Jika beruntung langit cerah, Anda dapat melihat hingga 120 meteor yang melesat setiap jam. Apalagi langit bebas dari gangguan cahaya Bulan yang masih muda. Jadi kurang berapa banyak untuk make a wish?
Ada beberapa peristiwa hujan meteor setiap tahun, selain Geminid setiap bulan Desember, ada Leonid yang terjadi November, dan Perseid setiap Agustus. Namun, Geminid selalu memberikan pemandangan terindah.
Fenomenanya tahun ini dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia mulai pukul 21.00 WIB hingga menjelang pagi. Sebenarnya hujan meteor Geminid dapat disaksikan sejak 7 Desember 2007 lalu, namun mencapai puncaknya malam ini.
Meteor-meteor Geminid akan muncul dari satu titik radian di dekat rasi bintang Gemini yang berada di langit timur saat Matahari tenggelam. Semakin malam, titik radian akan bergerak ke atas dan berada di langit barat menjelang pagi.
"Waktu terbaik untuk pengamatan adalah sesudah tengah malam sampai pukul 03.00 WIB saat radian meteor berada tepat di atas kita," tulis Mutoha dari Jogja Astro Club dalam blog-nya.
Mutoha, yang rajin mengamati setiap fenomena astronomi itu, menjelaskan, untuk mempermudah pengamatan, kita dapat menggunakan panduan Planet Mars. Palanet yang bersinar terang dengan warnanya yang kemerahan berada dekat rasi Gemini. Di sekitarnya ada juga Rasi Orion atau Waluku dengan bintang-bintangnya yang cuklup terang seperti Betelgeuse dan Bellatrix serta Rasi Canis Mayoris dengan bintangnya yang paling terang Sirius.
Tips mengamati
Asal langit cerah, semua orang bisa menikmatinya karena hujan meteor dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun, tak ada salahnya menyiapkan teleskop untuk melihat lebih dekat sewaktu-waktu ada yang melesat lama. Jika ada kamera, apalagi perekam video, Anda mungkin beruntung bisa merekamnya dan memamerkannya besok pagi.
Agar udara malam tidak mengganggu, lanjut tips Mutoha, pakailah baju hangat yang tebal atau jaket, sepatu, penutup kepala, dan kaos tangan karena pengamatan dilakukan pada tengah malam. Lotion nyamuk jangan lupa untuk berjaga-jaga.
Untuk mendapatkan hasil pengamatan terbaik, carilah tempat yang gelap, bebas polusi cahaya, dan tentu aman. Ajak teman-teman mungkin lebih mengasyikkan sekaligus mengusir kantuk. Jangan sering-sering menghidupkan senter karena menyulitkan mata berakomodasi. Gunakan senter yang telah ditutup kertas warna merah.
Alas atau kursi lipat bisa juga digunakan. Minuman hangat seperti kopi atau susu coklat serta camilan mungkin bisa menemani di saat menunggu. Radio atau MP3 player juga asyik dipakai sambil mengamati langit.
Pandanglah langit dengan rileks ke arah radian hujan meteor sambil duduk atau berbaring. Tetapi, awas jangan sampai Anda keenakan dan tertidur. Doakan saja malam ini tidak mendung apalagi hujan.
Jangan lewatkan malam ini atau harus menunggu setahun lagi!
Sumber: http://www.kompas.com/
(Hoax lagi apa beneran yah ??/? )
Jika beruntung langit cerah, Anda dapat melihat hingga 120 meteor yang melesat setiap jam. Apalagi langit bebas dari gangguan cahaya Bulan yang masih muda. Jadi kurang berapa banyak untuk make a wish?
Ada beberapa peristiwa hujan meteor setiap tahun, selain Geminid setiap bulan Desember, ada Leonid yang terjadi November, dan Perseid setiap Agustus. Namun, Geminid selalu memberikan pemandangan terindah.
Fenomenanya tahun ini dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia mulai pukul 21.00 WIB hingga menjelang pagi. Sebenarnya hujan meteor Geminid dapat disaksikan sejak 7 Desember 2007 lalu, namun mencapai puncaknya malam ini.
Meteor-meteor Geminid akan muncul dari satu titik radian di dekat rasi bintang Gemini yang berada di langit timur saat Matahari tenggelam. Semakin malam, titik radian akan bergerak ke atas dan berada di langit barat menjelang pagi.
"Waktu terbaik untuk pengamatan adalah sesudah tengah malam sampai pukul 03.00 WIB saat radian meteor berada tepat di atas kita," tulis Mutoha dari Jogja Astro Club dalam blog-nya.
Mutoha, yang rajin mengamati setiap fenomena astronomi itu, menjelaskan, untuk mempermudah pengamatan, kita dapat menggunakan panduan Planet Mars. Palanet yang bersinar terang dengan warnanya yang kemerahan berada dekat rasi Gemini. Di sekitarnya ada juga Rasi Orion atau Waluku dengan bintang-bintangnya yang cuklup terang seperti Betelgeuse dan Bellatrix serta Rasi Canis Mayoris dengan bintangnya yang paling terang Sirius.
Tips mengamati
Asal langit cerah, semua orang bisa menikmatinya karena hujan meteor dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun, tak ada salahnya menyiapkan teleskop untuk melihat lebih dekat sewaktu-waktu ada yang melesat lama. Jika ada kamera, apalagi perekam video, Anda mungkin beruntung bisa merekamnya dan memamerkannya besok pagi.
Agar udara malam tidak mengganggu, lanjut tips Mutoha, pakailah baju hangat yang tebal atau jaket, sepatu, penutup kepala, dan kaos tangan karena pengamatan dilakukan pada tengah malam. Lotion nyamuk jangan lupa untuk berjaga-jaga.
Untuk mendapatkan hasil pengamatan terbaik, carilah tempat yang gelap, bebas polusi cahaya, dan tentu aman. Ajak teman-teman mungkin lebih mengasyikkan sekaligus mengusir kantuk. Jangan sering-sering menghidupkan senter karena menyulitkan mata berakomodasi. Gunakan senter yang telah ditutup kertas warna merah.
Alas atau kursi lipat bisa juga digunakan. Minuman hangat seperti kopi atau susu coklat serta camilan mungkin bisa menemani di saat menunggu. Radio atau MP3 player juga asyik dipakai sambil mengamati langit.
Pandanglah langit dengan rileks ke arah radian hujan meteor sambil duduk atau berbaring. Tetapi, awas jangan sampai Anda keenakan dan tertidur. Doakan saja malam ini tidak mendung apalagi hujan.
Jangan lewatkan malam ini atau harus menunggu setahun lagi!
Sumber: http://www.kompas.com/
(Hoax lagi apa beneran yah ??/? )