magnum
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 1320
- Sejak
- 27 Mei 2006
- Pesan
- 14.143
- Nilai reaksi
- 417
- Poin
- 83
Laut Kaspia di Asia Tengah semenjak tahun 1967 selama 40 tahun telah susut sebanyak 75%. Gambar kiri: Luasan Laut Kaspia pada tahun 1989, gambar kanan: Situasi pada tahun 2003, perubahan sangat nyata selama 14 tahun.
Pengaruh pemanasan global memaksa para designer grafis yang memegang lisensi Atlas Inggris “Ensiklopedia atlas dunia”, harus mendisain ulang garis pantai dan daratan serta pengelompokan ulang kontur tanah. Pimpinan redaksi ensiklopedia tersebut mengatakan: “Boleh dibilang bencana lingkungan sudah dipaparkan di hadapan mata kita, kami sungguh-sungguh merasa gelisah bahwa tidak akan lama lagi sebagian lokasi terkenal dunia akan lenyap untuk selamanya.”
Panorama Indah Dunia Dikuatirkan Bakal Lenyap Selamanya
Ensiklopedia Atlas sejak diterbitkan pada tahun 1895, tahun ini adalah cetakan ke 12 dan terdapat 20.000 koreksi. Dibandingkan dengan terbitan lama, permukaan air laut pada sebagian wilayah telah naik, akan tetapi sebagian malah ambles, setelah diteliti penyebabnya, diketahui berkat pergeseran cuaca dan diakibatkan oleh perencanaan irigasi yang tidak konsisten. Perubahan spektakuler tersebut:
* Laut Kaspia di Asia Tengah sejak tahun 1967, telah menyusut 75%
* Danau Chad di Afrika sejak tahun 1963, telah menyusut 95%
* Laut Mati di Israel dibandingkan dengan 50 tahun yang lalu telah ambles sedalam 25 meter
* Sungai Kuning (Huang Ho) dan sungai Tigris serta sungai Colorado dan lain-lain, sebagian darinya setiap tahun mengering, bahkan terputus alirannya
* Topi es di gunung Kilimanjaro selama 100 tahun ini telah lenyap hampir 80%
* Negara terendah di dunia, Tuvalu, titik tertingginya tidak lebih tinggi dari 5 meter diatas permukaan laut, dengan kata lain suatu hari nanti di atas atlas tidak akan eksis lagi
* 40% terumbu karang di seluruh dunia, dalam beberapa dekade yang lalu telah dimusnahkan atau dirusak
* Penggundulan hutan hujan tropis telah melebih 1% setiap tahunnya, kurang lebih 1.230.000 km persegi
Pimpinan redaksi ini juga menunjukkan, tahun depan urbanisasi kota besar secara global akan mengakibatkan penduduk ibu kota-ibu kota tersebut akan melebihi penduduk pedesaan. Angka-angka yang perlu mendapatkan perhatian sebagai berikut :
Hingga tahun 2030, setiap 5 orang, 3 orang diantaranya adalah orang ibu kota, penduduk ibu kota di seluruh dunia akan tumbuh sebanyak 4.9 milyar orang. Sedangkan antara tahun 2010 sampai tahun 30 an, diantara orang-orang ibu kota di seluruh dunia, 5 orang diantara 6 adalah orang Afrika atau Asia.
Era tahun 1950an, ibu kota dengan populasi penduduk lebih dari 10 juta orang hanya New York, kini tercatat 18 kota dengan populasi mencapai 10 jutaan, hingga tahun 2015, bakal menjadi 22 buah.
Di dalam fenomena yang mengiriskan ini, terdapat juga sebagian berita baik, misalkan saja, terdapat 13% tanah di seluruh dunia yang dimasukkan ke dalam berbagai macam wilayah perlindungan. Tahun 2004 sampai dengan 2005, jumlah pembangkit tenaga listrik bertenaga angin di seluruh dunia meningkat hampir 20%. Tanah rawa-rawa / resapan di wilayah Mesopatamia yang dikeringkan oleh mantan diktator Irak Saddam Hussein, telah dikembalikan ke fungsi asalnya.
Epochtimes -