Creationz
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 6396
- Sejak
- 10 Sep 2006
- Pesan
- 1.516
- Nilai reaksi
- 261
- Poin
- 83
Seekor macan Amur betina yang tertembak mati, padahal ia adalah salah satu dari tujuh macan Amur betina yang tersisa di dunia.
MOSKWA, SELASA - Para pemburu di Timur Jauh Rusia telah menembak mati salah satu dari tujuh macan tutul Amur betina yang tersisa di alam bebas. Demikian diumumkan organisasi lingkungan WWF, Senin waktu Moskwa. Penembakan macan ini akan membawa hewan jenis tersebut makin mendekati kepunahan.
Minggu lalu para pemerhati lingkungan mengatakan hanya ada sekitar 25 hingga 34 macan tutul Amur - yang sering dilukiskan sebagai kucing paling elok di dunia - hidup di alam bebas. Hanya tujuh di antaranya berkelamin betina. Padahal diperlukan setidaknya 100 ekor macan agar mereka terhindar dari kepunahan, terutama yang betina. Saat ini lebih banyak macan jantan tersisa karena jenis kucing cenderung melahirkan anak jantan bila berada dalam kondisi stres.
"Pembunuhan macan ini hanya mungkin dilakukan oleh orang tolol dan penakut, dan dalam kasus ini pasti dua hal itu yang terjadi," ujar Pavel Fomenko, koordinator keanekaragaman WWF Rusia Timur Jauh.
Menurut penelitian WWF, macan Amur itu sepertinya ditembak dari belakang mengenai tulang ekornya. Ia jatuh dan kemudian dipukuli kepalanya menggunakan benda yang berat. Padahal sejauh ini macan Amur tidak pernah tercatat menyerang manusia.
Seorang pengawas kehutanan lokal mendapat pesan anonim yang memberitahukan bahwa seekor macan telah terbunuh. Petugas kemudian menemukan tubuh hewan itu setelah seharian mencari. Macan naas tersebut mati antara tanggal 15 atau 16 April 2007.
Akibat kejadian ini, para pecinta lingkungan mendesak pemerintah Rusia agar melakukan pengawasan lebih ketat terhadap taman-taman nasional di Rusia Timur Jauh untuk mencegah perburuan macan di sana. Mereka juga meminta agar diberikan perlindungan lebih terhadap habitat dan pasokan makanan hewan-hewan tersebut, yang sejauh ini rusak akibat aktivitas manusia.


