• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mozart Tak Membuat Anda Lebih Pintar

Creationz

IndoForum Junior E
No. Urut
6396
Sejak
10 Sep 2006
Pesan
1.516
Nilai reaksi
261
Poin
83
konser.jpg

Efek Mozart terbantahkan karena tidak dapat menunjukkan pengaruh jangka panjang terhadap kecerdasan.

Suka mendengarkan alunan musik klasik Mozart? Nikmati saja, tapi jangan berharap menjadi lebih pintar karena Anda rajin mendengarkannya. Namun, berharap anak Anda lebih cerdas dengan memberinya latihan musik perlu dipertimbangkan meski pengaruhnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

Demikian kesimpulan hasil penelitian yang dirilis Kementrian Riset Jerman, minggu lalu. Kesimpulan ini merupakan hasil analisis terhadap data-data ilmiah dari berbagai literatur penelitian yang menghubungkan musik dan kecerdasan. Tim peneliti yang terdiri dari 9 orang pakar dari bidang neurosains, psikologi, pendidikan, dan filsafat dilibatkan untuk meninjau jurnal-jurnal penelitian dengan topik tersebut.

Pemerintah Jerman merasa penting untuk mendanai studi tersebut karena menerima banyak sekali permohonan dana untuk proposal penelitian yang meneliti hubungan musik dengan kecerdasan namun sulit dinilai tingkat kebenarannya. "Kami melihat seluruh literatur untuk mencari celah yang masih bisa dipertanyakan," ujar Ralph Schumacher, seorang ahli filsafat di Universitas Humboldt Berlin Jerman yang juga mahir bermain piano.

Popularitas musik sebagai pendorong kecerdasan mulai marak sejak jurnal ilmiah Nature melaporkan hasil penelitian psikolog Frances Rauscher dan koleganya dari Universitas California, Irvine, AS pada tahun 1993. Mereka menyatakan seseorang mengalami peningkatan kecerdasan dalam hal daya pandang ruang, seperti mengenali bentuk dan melipat kertas, setelah mendengar musik Mozart selama 10 menit.

Temuan yang dikenal dengan Efek Mozart ini sontak menjadi alat marketing yang ampuh di industri musik maupun kesehatan. Sayangnya pemanfaatan tersebut dieksploitasi berlebihan sehingga sulit dibedakan antara efek mendengarkan musik dengan berlatih musik yang diangkat dalam berbagai iklan komersial. Bahkan, sampai beredar kompilasi musik Mozart untuk merangsang perkembangan otak anak. Maka para peneliti melihat ke semua literatur untuk menemukan gambaran yang cermat dan objektif.

Mereka menemukan, kebanyakan hasil penelitian tentang pengaruh mendengarkan musik-musik gubahan Mozart, yang dikumpulkan dalam Mozart Requiem, terhadap kecerdasan tidak terbukti konsisten atau efeknya hanya terasa tidak lebih dari 20 menit. Selain itu, pengaruh seperti ini tidak hanya ditemukan pada orang yang berlatih musik Mozart saja, tapi juga musik-musik lainnya atau mendengarkan dongeng.

Tim peneliti juga menumbangkan klaim bahwa berlatih musik dapat meningkatkan kecerdasan. Mereka menyatakan, kebanyakan hasil penelitian yang selama ini dipublikasikan terlalu lemah dan tidak dapat menjelaskan pengaruhnya dalam jangka panjang.

"Namun, satu atau dua penelitian yang cukup besar dan cermat berhasil menunjukkan efek yang cukup signifikan terhadap IQ karena mampu memperlihatkannya selama bertahun-tahun," ujar Schumacher. Namun, andaikata efek latihan musik terbukti, hal tersebut tetap tidak akan membuat anak Anda menjadi jenius.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan penelitian-penelitian terbaru dapat mengungkapnya secara lebih jelas. "Bagian yang paling menarik adalah menggali bagaimana pengaruhnya, dan jika ada, selanjutnya bagaimana cara kerjanya di otak," tandas Schumacher.
 
kan biasanya klo ibu ibu hamil mendengarkan musik kalisk or jazz gitu berarti hanay teori aja ya :-/ :-/ :-/ :-/ :-/
 
hwehehe..
mangkana teori jman dlu jgn di bwa ke jman skrg x
pke blg dlu music gtuan bsa bkin org pnter lg
 
wew perasaan yg bilang musik bisa buat lebih pinter tuh orang orang jaman modern kk /swt
 
baru tau g kalau musik bisa buat pinter,tp bukan kan ?:-/

dan setau g musik untuk menenangkan hati,dll :P

tapi katanya kalau dengerin musik untuk ibu hamil katanya bagus untuk bayi nya *katanya lhoo*
 
Ak pernah belajar Neurology (dari kata dasar neuron:saraf otak)

Efek mendengarkan musik terhadap otak itu hanya sementara, tapi bisa efektif. Pernah kusebutin di http://indoforum.org/showthread.php?t=19625

Kalau mau IQnya terbentuk belajar musik, bukan cuma dengerin. Ak dengerin musik cuma biat ngilangin stress sama focus, trus bikin mikirnya cepet.

Aku maen musik untuk secara jangka lama ngelatih ingatan, focus, IQ

Sebenarnya gini, definisi "bikin pinter" itu paling mungkin "Meningkatkan IQ"
Padahal IQ itu definisinya kepintaran otak kamu, bisa apa aja (ingatan, kecepatan, kreativitas, fokus, logika, dll). Jadi ndengerin musik itu bisa bikin pinter sementara

Coba kamu ngerjain pr sambil ndengerin slow love music, bandingin sama rap, cepetan mana ngerjainnya?
 
@atas
musik pengaruhin suasana hati kali,jadi kalau musik kayak rap gitu suasananya jadi semangat /heh

CMIIW
 
gw nga terlalu percaya emang ma begituan...

masa segitunya sih??
 
yg namanya bikin cerdas itu kan isa dari bawain orok ama cara n usaha kita buat blajar lebih pintar kan..:-"
 
Teori dari guru SMP gw begini (teori dia sendiri loh. Jangan dicari di jurnal ilmiah). Musik kan mempengaruhi otak kanan kita yang mana otak kanan kita. Otak kanan kita ngurusin masalah seni, kreativitas, imajinasi dan sejenisnya. Kalau kita sering mengasah otak kanan kita, maka saat hendak meningkatkan kinerja otak kiri kita (yang bertanggung jawab sama logika dan sejenisnya) ga susah lagi. Karena otak kanan dan kiri sebenarnya selalu berusaha untuk saling menyeimbangkan satu sama lain.
Jadi sebenanya mendengarkan musik bukan berpengaruh secara langsung terhadap kecerdasan. Tetep perlu usaha dari yang bersangkutan.
:-?
Kalau baca TS, teori mantan guru gw ada benarnya jugaa../gg/gg
 
jdi teori u/ ibu hamil itu ga bener yah /hmm /hmm
 
bukan mendengarkan musik yang berpengaruh terhadap kecerdasan, namun belajar musik.

sama seperti belajar segala hal, belajar mat akan meningkatkan kecerdasan di bidang logika-mat, belajar keruangan akan meningkatkan kecerdasan ruang.
tentu belajar musik juga meningkatkan kecerdasan musikal.

fyi, musikal merupakan salah 1 kecerdasan dari 8 kategori intelligence quotient yg utama.
 
musik dan logika klo ga salah itu merupakan otak kiri dan otak kanan dan alangkah lebih baiknya klo tuh dua duanya bisa seimbang tidak hanya satu yang bekerja /no1
 
musiknya itu buat ibu hamil buat relax aja...
biar ga jantungan....
mosok ibu hamil dengerinnya... rap/techno..
bisa ajeb-ajeb bayinya di dalem...

kalo dengerin jaz, sambil duduk... relax..
khan ga stress... pertumbuhan janin juga lebih baik... ;)
logikanya sih gituut.... :P
 
ada nuansa bisnis yang tebal saat terjadi bombastik bahwa musik klasik diidentikkan dengan elisitas kaum atas. Sampai rilis berita tentang musik klasik baik untuk bayi... dsb... akhirnya, perusahaan rekaman yang untung
 
gw nga percaya.

ibu gw nga pernah pernah ngasi denger musik2 sama gw,gw terlahir pinter dan cerdas(sori bukan takkabur).tapi gw pinter gara2 ibu gw suka makan kepala ikan pas hamil gw(rasional dung?)

lain lagi tante gw,pas dy hamil,anaknya d kasi denger lagu2 klasik,eh pas lahir jadi kepinteran sampe jadi autis,wkwkwkwkwk............
 
kalo menurut gw hubungan musik klasik dengan tingkat konsentrasi bukan dengan tingkat kecerdasan..
musik klasik memiliki ritme yg sangat teratur dan terjaga sehingga kalo kita ngedengerinnya jadi lebih tenang dan meningkatkan konsentrasi..
nah kalo maw cerdas ya gizi mesti cukup, kalo maw pinter y belajar!
 
gw juga gak percaya. Ada tuh tetangga gw, agak idiot, kerjanya denger musik Classic terus... yang ada bukan pinter, tapi sok pinter....
 
bukannya music classic memang bs menstimulasi otak yha?
 
wew ternyata tuh hanya teori aja ya ....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.