• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pedagang Mengeluh Harga Jengkol Meroket

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
yTHzF.jpg

Harga jengkol di sejumlah pasar di Tangerang, melambung tinggi. Akibat harga yang meroket, komoditi ini pun hilang dari pasaran.

Harga jengkol di pasar kini menembus Rp65 ribu per kilogram dari harga normal Rp20 ribu per kilogram.

Akibatnya, sejumlah pedagang jengkol gulung tikar. Sebagian beralih profesi berjualan sayuran. Apalagi, kenaikan harga jengkol juga diiringi kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan sayur mayur lainnya.

Udin, pedagang jengkol di pasar Anyar, Selasa 4 Juni 2013, mengaku sudah satu bulan ini tidak mendapat pasokan jengkol. "Biasanya saya dapat pasokan jengkol dari Lampung dan kalimantan," ujarnya.

Kalau pun dapat pasokan, dia juga bingung untuk menjualnya. Sebab, banyak pembeli yang protes karena harganya melambung tinggi.

Ibu Ateng, pedagang warung Sunda di Pulogadung mengeluhkan harga jengkol yang meroket tinggi. Dirinya mengaku bisa membelinya, tetapi untuk menjual ke pembelinya sulit.

"Saya nggak mungkin kan kasih jengkol pembeli cuma satu, nanti yang makan protes. Jadi, mending nggak usah jual," tuturnya.

Sama dengan yang dialami Ati, penjual nasi uduk Betawi di Bekasi. Dia tidak berani menjual semur jengkol. Akhirnya, jengkol yang biasa ia suguhkan diganti kentang. "Jengkol mahal, saya nggak berani jual," ujarnya.

Belakangan ini, tidak hanya jengkol yang naik, sejumlah bahan pokok seperti beras mengalami kenaikan Rp2.000per kilogram. Cabe rawit mencapai Rp30 ribu per kilogram, dan tomat Rp4.000 per kilogram.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.