Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
lha lha lha ada pejabat kok pikiran dan kelakuanya gak bermoral ,hai saudara2 ku setanah air ingat kalo ada pemilu/pilkada agar lebih teliti lagi waktu memilih.
Harusnya penyidik jangan mau dicabut berkasnya,walaupun sudah ada perdamaian,biar rakyat tau bagaimana jabatan itu dibeli/diperdagangkan,kalo pemimpin itu jabatannya boleh beli otomatis dia akan cari duit dengan korupsi.
Nah itulah gambaran rakyat,dan pejabat dinegeri ku ini,kalo sdh begini baru rame semua akan saling menyalahkan ,tetapi pada saat mulai minta bantuan dicuekin semua pejabat tutup mata apalagi yang datang cuma rakyat kecil,memang sulit kalo yang sekolahnya dinegeri gak ada masalah ,tapi bagaimana...
Ya seharusnya pemerintah membuka lapangan kerja se banyak2nya bukan dengan BLSM seperti itu,berdayakanlah rakyat Indonesia bukan dijadikan seperti pengemis Rp 150.000/bulan,bukalah lapangan kerja se banyak2 nya,sehingga bangsaku Indonesia semakin makmur,dan jangan sampai uangnya malah dikorupsi...
Ternyata lebih baik subsidi salah sasaran,yang penting BBM gak naik ,daripada BBM naik dan diperkirakan subsidi tepat sasaran tapi rakyat kecil sekarang menderita karena harga2 ganti harga ,berapa lama ya kira2 kayak gini?